Malalak – Pemerintah Nagari Malalak Selatan menerima kunjungan kerja Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Malalak, Hendri Dunan, A.Md., bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Nagari Malalak Selatan, pada Kamis pagi. Kunjungan tersebut dilaksanakan dalam rangka sosialisasi berbagai kegiatan fisik sektor pertanian yang akan dilaksanakan pada tahun 2026 guna mendukung pemulihan lahan pertanian pasca bencana banjir yang melanda Kecamatan Malalak beberapa waktu lalu.
Kegiatan yang berlangsung di Nagari Malalak Selatan tersebut dihadiri oleh Wali Nagari Malalak Selatan, Amirkoto, didampingi Sekretaris Nagari Yetti Maza, serta para wali jorong. Hadir pula perwakilan kelompok tani dan calon penerima manfaat yang akan terlibat langsung dalam pelaksanaan program pembangunan pertanian tersebut.
Dalam kesempatan itu, Hendri Dunan menyampaikan bahwa pemerintah melalui sektor pertanian terus berupaya mempercepat pemulihan infrastruktur pertanian yang mengalami kerusakan akibat banjir. Kerusakan sawah, saluran irigasi, dan fasilitas pendukung pertanian lainnya menjadi perhatian utama agar aktivitas pertanian masyarakat dapat kembali berjalan normal.
Menurutnya, dengan langkah cepat dan koordinasi yang baik antara pemerintah, kelompok tani, serta masyarakat, berbagai dampak kerusakan yang ditimbulkan oleh bencana dapat segera diatasi. Program yang akan dilaksanakan diharapkan mampu meningkatkan kembali produktivitas pertanian masyarakat Malalak.
Adapun beberapa kegiatan fisik yang telah disosialisasikan kepada masyarakat antara lain bantuan perpipaan untuk dua kelompok tani, yakni Kelompok Tani Limo Saiyo di Jorong Sini Air dan Kelompok Tani Banda Apa di Jorong Balai Satu. Program ini bertujuan memperlancar distribusi air bagi lahan pertanian yang membutuhkan dukungan sarana pengairan yang lebih baik.
Selain itu, akan dilaksanakan pembangunan dan perbaikan jaringan irigasi Ampuah yang dikelola oleh Kelompok Tani Indah Sakato di Jorong Sini Air. Infrastruktur tersebut dinilai sangat penting untuk menjamin ketersediaan air bagi areal persawahan masyarakat setempat.
Program lainnya adalah pembangunan Dam Parit di Jorong Balai Satu yang akan dikelola oleh Kelompok Tani Sawah Laweh. Keberadaan dam parit ini diharapkan mampu mendukung sistem pengairan pertanian sekaligus mengurangi dampak kekurangan air pada musim kemarau.
Wali Nagari Malalak Selatan, Amirkoto, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah melalui BPP Kecamatan Malalak terhadap kondisi pertanian di wilayahnya. Ia berharap seluruh bantuan dan program yang telah direncanakan dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani yang terdampak bencana.
Lebih lanjut, Amirkoto mengajak seluruh unsur masyarakat, kelompok tani, perangkat nagari, dan para wali jorong untuk bersama-sama mendukung setiap program pembangunan yang akan dilaksanakan. Menurutnya, keberhasilan program sangat bergantung pada sinergi dan kerja sama semua pihak sesuai tugas dan fungsi masing-masing.
Di sisi lain, Camat Malalak, Ulya Safar, S.STP., M.Si., terus memberikan dukungan terhadap berbagai program pembangunan dan pemulihan yang dilaksanakan di Kecamatan Malalak. Dengan koordinasi yang baik antarinstansi, pemerintah nagari, dan masyarakat, diharapkan seluruh kegiatan dapat berjalan lancar sehingga Kecamatan Malalak segera bangkit dan berkembang menjadi daerah yang lebih maju, mandiri, dan sejahtera. Semangat kebersamaan dan gotong royong menjadi kunci untuk mewujudkan Malalak yang lebih baik di masa mendatang.
(Basa)






