Malalak – Pemerintah Kecamatan Malalak menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Wali Nagari se-Kecamatan Malalak bersama Camat Malalak, Ulya Satar, S.STP., M.Si., guna membahas berbagai program strategis daerah sekaligus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan tugas dan kinerja pemerintahan nagari.
Kegiatan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keterbukaan dan semangat kebersamaan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam arahannya, Camat Malalak Ulya Satar menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah kecamatan dan pemerintah nagari dalam menyukseskan berbagai program pembangunan yang telah direncanakan. Menurutnya, koordinasi yang baik menjadi kunci utama dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di seluruh wilayah Kecamatan Malalak.
Pada kesempatan tersebut, Camat Malalak juga meminta seluruh wali nagari untuk menyampaikan berbagai masukan, aspirasi, serta kendala yang dihadapi di masing-masing wilayah. Hal ini dilakukan agar pemerintah kecamatan dapat memahami kondisi riil di lapangan dan mencari solusi bersama terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.
Wali Nagari Malalak Selatan, Amirkoto, menyampaikan sejumlah kondisi dan kebutuhan yang menjadi perhatian di wilayahnya. Berbagai masukan yang disampaikan berkaitan dengan upaya peningkatan pelayanan masyarakat, pembangunan infrastruktur, serta pemberdayaan masyarakat yang membutuhkan dukungan dan koordinasi lintas sektor.
Sementara itu, Wali Nagari Malalak Utara, Abdul Hamid, juga menyampaikan berbagai permasalahan dan tantangan yang dihadapi pemerintah nagari dalam menjalankan program pembangunan. Ia berharap adanya dukungan dan kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan nagari guna mempercepat pencapaian target pembangunan.
Hal senada disampaikan oleh Wali Nagari Malalak Timur, Abdul Hanif, yang memaparkan sejumlah kebutuhan masyarakat serta program prioritas yang sedang dan akan dilaksanakan di wilayahnya. Menurutnya, koordinasi yang rutin sangat penting untuk menyamakan persepsi dalam menjalankan roda pemerintahan.
Sedangkan Wali Nagari Malalak Barat, Zamri, turut menyampaikan berbagai masukan dan usulan yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat serta penguatan kapasitas pemerintahan nagari. Seluruh masukan yang disampaikan mendapat perhatian serius dari Camat Malalak untuk ditindaklanjuti sesuai kewenangan dan kebutuhan yang ada.
Selain membahas program strategis dan evaluasi kerja, rapat koordinasi tersebut juga menyoroti keberadaan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Bukittinggi yang saat ini tengah melaksanakan pengabdian masyarakat di Kecamatan Malalak. Para mahasiswa tersebut akan berada di tengah masyarakat selama 40 hari dan ditempatkan di seluruh jorong yang ada di Kecamatan Malalak.
Sebanyak sekitar 18 jorong menjadi lokasi pengabdian mahasiswa KKN UIN Bukittinggi. Kehadiran mereka diharapkan mampu memberikan kontribusi positif melalui berbagai program kerja yang disusun sesuai kebutuhan masyarakat setempat. Mahasiswa juga diharapkan dapat berbaur langsung dengan warga sehingga program yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat nyata.
Camat Malalak mengajak seluruh wali nagari untuk memanfaatkan keberadaan mahasiswa KKN secara maksimal sebagai mitra dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat, pendidikan, sosial, keagamaan, maupun pembangunan berbasis potensi lokal.
Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah nagari, masyarakat, dan mahasiswa KKN, diharapkan berbagai program yang dilaksanakan dapat berjalan optimal serta memberikan dampak positif bagi kemajuan Kecamatan Malalak.
“Insya Allah, melalui kolaborasi dan kebersamaan, berbagai tantangan yang ada dapat diatasi dan pembangunan di Kecamatan Malalak dapat terus bergerak maju demi kesejahteraan masyarakat,” ujar Camat Malalak menutup rakor tersebut.
(Basa)






