Ditutup Wagub Vasko Ruseimy Di Lubukalung , PORPROV XVI SUMBAR 2026 Usai, Bukittinggi Tembus 4 Besar Dengan 223 Mendali.
PADANG PARIAMAN, TerasnagariNews.com – Gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026 resmi berakhir hari ini, Selasa, 14 Oktober 2026. Upacara penutupan dipusatkan di Kabupaten Padang Pariaman, tepatnya di kawasan Stadion Utama Sumatera Barat di Lubuk Alung, Tanah Sikabu.
Penutupan yang berlangsung hari ini menjadi puncak dari 13 hari kompetisi sengit antarkontingen. Ajang olahraga multicabang terbesar di Ranah Minang ini telah dimulai sejak 2 Oktober 2026 lalu dengan Kota Solok sebagai tuan rumah pembukaan.
Jadwal pembukaan di Solok dan penutupan di Padang Pariaman bukanlah keputusan mendadak. Kepastian itu telah ditetapkan panitia besar dan ditegaskan secara resmi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) KONI Sumbar, serta dikukuhkan sejak soft launching di Istana Gubernur pada akhir Agustus lalu.
Porprov XVI secara resmi ditutup oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy. Prosesi penutupan oleh pimpinan provinsi ini sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian pertandingan edisi ke-16 tersebut.
Pemilihan Padang Pariaman sebagai lokasi penutupan sarat makna. Stadion Utama Sumatera Barat yang selama ini menjadi ikon kebanggaan olahraga Sumbar dan menjadi pusat perhatian pembangunannya memang berada di wilayah Padang Pariaman.
Dengan dijadikannya stadion tersebut sebagai panggung akhir Porprov XVI, momen ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi ajang pembuktian kesiapan infrastruktur olahraga Padang Pariaman untuk menggelar hajatan besar.
Suasana penutupan turut dihadiri jajaran kepala daerah, salah satunya Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis. Kehadirannya menjadi bentuk dukungan langsung kepada para atlet yang telah membawa nama Kota Bukittinggi.
Dalam kesempatan itu, Ibnu Asis mengapresiasi perjuangan kontingen Bukittinggi yang berhasil meraih 77 medali emas, 64 medali perak, dan 82 medali perunggu, dengan total keseluruhan 223 medali. Ia menilai capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh atlet dan pelatih.
Ia juga memberikan pesan khusus bagi atlet yang belum berhasil meraih medali. Ibnu Asis berharap para atlet tersebut tidak patah semangat, melainkan semakin giat berlatih agar ke depan mampu menyumbangkan medali untuk Kota Bukittinggi.
Hadir mendampingi, Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Bukittinggi, Hendra Eka Putra, mengungkapkan bahwa dengan raihan tersebut Kota Bukittinggi berhasil masuk dalam 4 besar klasemen akhir Porprov XVI.
Hendra menambahkan, pemerintah Kota Bukittinggi telah menyiapkan bentuk apresiasi. Reward bagi atlet berprestasi tersebut rencananya akan diberikan melalui skema anggaran perubahan pada tahun 2027 mendatang.
Porprov XVI 2026 sendiri diikuti oleh 19 kabupaten/kota se-Sumatera Barat yang bertanding di puluhan cabang olahraga. Perhelatan yang berlangsung pada rentang 2-14 Oktober 2026 ini tercatat sebagai Porprov pertama yang kembali digelar setelah vakum panjang sejak edisi 2018, atau setelah delapan tahun absen, sehingga antusiasme atlet dan daerah begitu tinggi.






