Tingkatkan Akuntabilitas Keuangan, Lapas Bukittinggi Ikuti Supervisi Terpadu di Padang
PADANG, TerasnagariNews.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bukittinggi memperkuat komitmen tata kelola keuangan yang transparan dengan mengikuti Supervisi Pengelolaan Kerugian Negara, Hibah, dan Rekening Pemerintah.
Kegiatan supervisi strategis tersebut diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat pada Rabu (7/10/2026).
Supervisi dipusatkan di Aula KPR Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Padang dan dimulai sejak pukul 08.30 WIB hingga selesai.
Pelaksanaan kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari surat Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan mengenai permohonan fasilitasi kegiatan supervisi pengelolaan kerugian negara, hibah, dan rekening pemerintah.
Untuk memastikan kegiatan berjalan optimal, Lapas Kelas IIA Bukittinggi secara resmi menugaskan Bendahara dan Operator Barang Milik Negara (BMN) sebagai perwakilan.
Penugasan tersebut dilakukan sesuai dengan arahan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Barat untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan supervisi.
Panitia mewajibkan seluruh peserta hadir tepat waktu dan membawa perangkat laptop guna mendukung kelancaran proses supervisi dan praktik langsung di lapangan.
Selain itu, seluruh peserta juga diarahkan untuk mengikuti rangkaian kegiatan secara penuh hingga selesai tanpa terkecuali.
Pihak Lapas menilai, kegiatan supervisi ini menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman dan tertib administrasi dalam pengelolaan kerugian negara, hibah, serta rekening pemerintah.
Melalui keikutsertaan ini, Lapas Kelas IIA Bukittinggi berkomitmen terus meningkatkan kualitas pengelolaan administrasi keuangan dan BMN secara tertib, transparan, akuntabel, serta sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga dapat memperkuat koordinasi dan pemahaman jajaran pengelola keuangan serta mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik di lingkungan Lapas Kelas IIA Bukittinggi.







