
KOTO RANTANG, PALUPUH -Pemerintah Nagari Koto Rantang mendampingi Komandan Kodim (Dandim) 0304/Agam, Letkol Inf. Viko Hendrika Sandro, S.I.P.,M.Si., beserta jajaran dalam kegiatan survei lapangan terhadap usulan pembangunan 14 titik Jembatan Merah Putih yang tersebar di wilayah Nagari Koto Rantang, Minggu (11/10/2026).
Kegiatan survei ini dilakukan dengan menyusuri langsung lokasi-lokasi yang diusulkan warga. Kehadiran Dandim 0304/Agam di lapangan menjadi bentuk perhatian dan komitmen TNI dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil, khususnya di Kecamatan Palupuh.

Pemerintah Nagari Koto Rantang menyampaikan bahwa usulan 14 titik Jembatan Merah Putih ini merupakan kebutuhan mendesak masyarakat. Selama ini, akses penghubung antarkampung masih banyak yang menggunakan jembatan darurat dan rawan saat musim hujan. Keberadaan jembatan yang layak sangat dibutuhkan untuk menunjang mobilitas warga, memperlancar aktivitas ekonomi petani, serta memudahkan akses pendidikan dan pelayanan kesehatan.
Bagi kami, jembatan bukan sekadar penghubung dua sisi sungai, melainkan penghubung harapan, pembuka akses, dan jalan menuju kesejahteraan masyarakat, ujar Walinagari Koto Rantang di sela kegiatan survei.
Pihaknya menyadari bahwa setiap usulan membutuhkan proses, kajian teknis, dan pertimbangan sesuai ketentuan yang berlaku. Namun demikian, pihaknya berharap survei awal ini menjadi langkah konkret agar 14 titik usulan Jembatan Merah Putih tersebut dapat segera direalisasikan dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.
Pemerintah Nagari Koto Rantang mengucapkan terima kasih atas perhatian, dukungan, dan langkah nyata jajaran Kodim 0304/Agam yang telah melihat langsung kebutuhan masyarakat di lapangan. Dengan semangat _Barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang_ dan _Urang Kampuang Dipatenggangkan, Saayun Salangkah Mambangun Koto Rantang_,
#saayunsalangkah #nagarikotorantang #reels
Penulis : Labai





