Koto Rantang, Jumat 8 Mei 2026 – Badan Permusyawaratan Nagari (Bamus) Koto Rantang menunjukkan komitmen kuat membangun kemandirian ekonomi nagari dengan menggelar Musyawarah Nagari (MUSNA) Khusus, Jumat, 8 Mei 2026. Agenda utama dalam MUSNA Khusus ini adalah penetapan pengurus Badan Usaha Milik Nagari (BUMNAG) sekaligus pengesahan penetapan program kerja prioritas BUMNAG untuk masa bakti mendatang.
Ketua Bamus Koto Rantang menegaskan bahwa BUMNAG menjadi instrumen penting untuk mengelola potensi nagari secara profesional. “MUSNA Khusus ini kita gelar agar BUMNAG punya arah yang jelas. Pengurus dan program kerjanya harus disepakati bersama, supaya hasilnya benar-benar untuk kesejahteraan warga,” ujarnya saat membuka musyawarah.
Melalui musyawarah yang berlangsung dinamis, peserta MUSNA secara mufakat menetapkan susunan pengurus BUMNAG Koto Rantang periode 2026-2029. Pengurus terpilih terdiri dari unsur tokoh masyarakat, pemuda, dan perempuan yang dinilai cakap dalam bidang usaha dan manajemen.
Selain pengurus, MUSNA juga mengesahkan sejumlah program kerja unggulan BUMNAG. Salah satu proker prioritas yang ditetapkan adalah Usaha Ternak Ayam Petelur. Program ini dipilih karena dinilai cepat menghasilkan, kebutuhan telur di nagari cukup tinggi, dan mampu menyerap tenaga kerja lokal.
Tak hanya itu, BUMNAG Koto Rantang juga akan mengembangkan beberapa unit usaha lain untuk diversifikasi pendapatan. Usaha tersebut meliputi:
– Sewa pelaminan, untuk melayani kebutuhan pesta pernikahan warga
– Layanan BRILink, guna mempermudah transaksi keuangan masyarakat
– Ternak ayam pedaging dan ternak itik* untuk memenuhi kebutuhan protein.
– Serta unit usaha lain yang akan dikembangkan sesuai potensi nagari.
MUSNA Khusus dihadiri lengkap oleh Wali Nagari Koto Rantang beserta perangkat, ninik mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, tokoh pemuda, dan perwakilan kelompok masyarakat. Seluruh unsur memberikan masukan konstruktif agar BUMNAG berjalan sehat dan akuntabel.
Wali Nagari Koto Rantang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya MUSNA. “Alhamdulillah, hari ini kita satu suara untuk memajukan nagari. Dengan pengurus baru dan proker yang jelas, terutama ternak ayam petelur dan usaha lainnya, kita optimis BUMNAG bisa jadi penopang Pendapatan Asli Nagari dan membuka lapangan kerja,” tegasnya.
Ke depan, Bamus Koto Rantang akan mengawal implementasi program kerja BUMNAG melalui fungsi pengawasan. Pengurus BUMNAG juga diminta segera menyusun rencana bisnis detail untuk setiap unit usaha yang telah disepakati.
MUSNA Khusus ditutup dengan penandatanganan berita acara hasil musyawarah oleh pimpinan sidang, Wali Nagari, dan Ketua Bamus sebagai bentuk komitmen bersama membangun Nagari Koto Rantang yang mandiri, maju dan sejahtera.
Penulis : Labai




