Asril SE: Tinggalkan Fixed Mindset, Koperasi Souvenir dan Ampera Bukittinggi Harus Bangkit dengan Growth Mindset

- Penulis

Kamis, 18 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi, 18 Juni 2026 – Geliat penguatan koperasi di Sumatera Barat kembali digaungkan melalui Bimbingan Teknis “Perkoperasian Bagi Kelompok Koperasi” yang digelar di Hotel Nikita Bukittinggi, Kamis (18/6). Acara ini menyasar langsung Koperasi Souvenir dan Koperasi Rumah Makan Ampera sebagai peserta utama.

Kegiatan tersebut terselenggara berkat dana Pokok Pikiran (Pokir) Asril S.E, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat. Turut hadir pula anggota DPRD Kota Bukittinggi dari Partai NasDem, Neni Anita S.H dan M. Taufik S.Ag, M.M, yang memberi dukungan penuh terhadap upaya pembinaan koperasi di daerah.

Dalam paparannya, Asril S.E menegaskan bahwa kunci kemajuan usaha koperasi terletak pada mindset. Menurutnya, kesuksesan usaha tidak hanya ditentukan oleh modal dan bakat, tetapi oleh kemauan untuk belajar, beradaptasi, dan terus berkembang.

“Mindset itu dibagi dua, fixed mindset dan growth mindset. Tergantung kita masing-masing mau pakai yang mana. Kebanyakan kita masih pakai fixed mindset yang membuat usaha jadi mundur,” tegas Asril di hadapan peserta.

Ia mengajak seluruh pengurus dan anggota Koperasi Souvenir serta Koperasi Rumah Makan Ampera untuk membuang jauh-jauh fixed mindset. “Beralihlah ke growth mindset supaya kita berkembang dan koperasi itu hidup,” ungkapnya dengan nada optimis.

Asril juga memberi tips praktis bagi pelaku usaha koperasi. Ia mencontohkan, saat menjual produk, pengurus harus mulai menambahkan narasi yang menarik agar konsumen terpikat untuk membeli. Strategi ini dinilai krusial, terutama bagi koperasi yang bergerak di sektor souvenir dan kuliner.

Selain soal mindset, bimtek ini juga menyoroti pentingnya tata kelola kelembagaan. Pembicaraan dimulai dengan penekanan bahwa koperasi tidak hanya bergantung pada usaha, tetapi juga pada pengelolaan kelembagaan yang baik. Penataan tata kelola disebut sebagai kunci utama agar koperasi berjalan efektif dan berkelanjutan.

Namun, kondisi koperasi di Sumatera Barat saat ini masih menghadapi tantangan. Masalah utama yang disorot adalah pengelolaan keuangan dan potensi penyalahgunaan dana koperasi. Karena itu, penguatan kelembagaan dan sistem pengawasan menjadi prioritas.

Untuk menjawab tantangan tersebut, ada tiga langkah konkret yang dirumuskan. Pertama, pengurus koperasi akan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman anggota tentang kelembagaan dan tata kelola keuangan koperasi. Kedua, pemerintah bersama pengurus akan memperkuat sistem pengawasan untuk mencegah penyalahgunaan dana koperasi. Ketiga, dilakukan penguatan kelembagaan secara berkelanjutan pada koperasi-koperasi binaan di Sumatera Barat.

Asril menekankan, pentingnya edukasi kepada pengurus dan anggota tentang tata kelola keuangan agar dana anggota terjamin. Pengurus harus diawasi secara ketat untuk mencegah penyimpangan yang dapat berakibat hukum. Ia menyebut, teknologi kini memudahkan deteksi penyimpangan oleh pengurus koperasi.

Secara nasional, koperasi memang diakui sebagai sokoguru perekonomian Indonesia. Namun kenyataannya, banyak koperasi mengalami kemunduran. Penyebab utama disebut karena lemahnya kelembagaan dan sistem pengawasan. Karena itu, penguatan yang dilakukan di Bukittinggi ini sejalan dengan visi pemerintah pusat, termasuk yang ditekankan Presiden Prabowo.

Harapannya, jika koperasi menjadi bagian integral masyarakat, maka pilar ekonomi negara akan semakin kuat. “Kekuatan koperasi akan berdampak langsung pada kekuatan ekonomi nasional. Ini visi bersama yang harus terus kita dorong,” tutup Asril. Kolaborasi antara pemerintah, pengurus, dan anggota koperasi disebut menjadi kunci keberhasilan ke depan.

Follow WhatsApp Channel www.terasnagarinews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Barito kini

Polri Goes to School: Waka Polsek IV Koto Tanamkan Kesadaran Hukum di Hari Pertama MTsN 3 Agam
TNI Hadirkan Harapan Baru, Jembatan Perintis Garuda di Agam Resmi Dibuka untuk Warga
AGAM DITUNJUK JADI LOKASI TMMD KE-129, PEMKAB SAMBUT DENGAN DUKUNGAN PENUH HINGGA 13 AGUSTUS 2026
Wujudkan Generasi Cerdas, Berkarakter dan Berakhlak Mulia, Wakapolres Payakumbuh Buka MPLS TK Kemala Bhayangkari 09
Berbagai Unsur Masyarakat Tolak Trase Jalan Tol di Kubang Putiah, Minta Pemerintah Kaji Ulang Jalur
Kepedulian dari Balik Jeruji: Lapas Bukittinggi Hadirkan Harapan bagi Anak Panti di Canduang
Dugaan Penggelapan Uang Pajak oleh Oknum PNS Samsat Kota Solok, MYLC Terbitkan Legal Opinion
FATETA UNAND dengan Program EQUITY 2026 Pacu hilirisasi UMKM kerupuk kamang dengan pendampingan Teknologi Pangan hingga Digital Marketing dengan target siap Go Internasional

Barito kini

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:27 WIB

Polri Goes to School: Waka Polsek IV Koto Tanamkan Kesadaran Hukum di Hari Pertama MTsN 3 Agam

Kamis, 16 Juli 2026 - 12:01 WIB

TNI Hadirkan Harapan Baru, Jembatan Perintis Garuda di Agam Resmi Dibuka untuk Warga

Rabu, 15 Juli 2026 - 05:40 WIB

AGAM DITUNJUK JADI LOKASI TMMD KE-129, PEMKAB SAMBUT DENGAN DUKUNGAN PENUH HINGGA 13 AGUSTUS 2026

Selasa, 14 Juli 2026 - 04:06 WIB

Wujudkan Generasi Cerdas, Berkarakter dan Berakhlak Mulia, Wakapolres Payakumbuh Buka MPLS TK Kemala Bhayangkari 09

Minggu, 12 Juli 2026 - 07:13 WIB

Berbagai Unsur Masyarakat Tolak Trase Jalan Tol di Kubang Putiah, Minta Pemerintah Kaji Ulang Jalur

Iko baru barito