TNI Hadirkan Harapan Baru, Jembatan Perintis Garuda di Agam Resmi Dibuka untuk Warga
AGAM, 16 Juli 2026. TerasnagariNews.com – Akses vital bagi warga Jorong Paraman akhirnya pulih. Komandan Kodim 0304/Agam, Letkol Inf Viko Hendrika Sandro, S.I.P., M.Si., secara resmi meresmikan Jembatan Perintis Garuda di Jorong Paraman, Nagari Sipinang, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam.
Peresmian yang berlangsung khidmat pada Rabu itu disambut antusias. Hadir jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Agam, unsur TNI-Polri, pemerintah daerah, para tokoh adat, tokoh masyarakat, hingga ratusan warga yang telah lama menantikan infrastruktur penghubung tersebut.
Suasana adat kental mengawali rangkaian acara. Sanggar Tari Rantak Saiyo Sipinang menampilkan Tari Pasambahan sebagai bentuk penghormatan tertinggi kepada para tamu undangan yang hadir di lokasi peresmian jembatan gantung tersebut.
Para tokoh masyarakat dan pejabat daerah yang hadir bergantian menyampaikan apresiasi. Mereka sepakat, Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar bangunan fisik, melainkan urat nadi baru yang sangat dibutuhkan untuk menggerakkan kehidupan warga sehari-hari.
Dalam sambutannya, Dandim 0304/Agam Letkol Inf Viko Hendrika Sandro menegaskan bahwa jembatan ini lahir dari sinergi yang kuat. “Pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan hasil sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat,” ujarnya di hadapan warga.
Menurut Viko, keberadaan jembatan gantung ini memiliki dampak yang jauh lebih luas. Ia berharap konektivitas antarwilayah semakin terbuka, sehingga aktivitas ekonomi warga, akses pendidikan anak-anak, hingga pelayanan publik dapat berjalan jauh lebih lancar.
“Kami berharap jembatan ini menjadi penggerak kemajuan Nagari Sipinang. Mari bersama-sama menjaga dan merawatnya agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang oleh seluruh masyarakat,” kata Viko.
Apresiasi mendalam disampaikan Wali Nagari Sipinang, Hendri Gunawan. Ia menyampaikan terima kasih atas dedikasi jajaran TNI yang bekerja membangun kembali akses penghubung masyarakat tersebut dengan penuh kesungguhan.
Hendri menilai peran TNI saat ini melampaui tugas pertahanan. Kehadiran TNI di tengah masyarakat, menurutnya, adalah bukti nyata sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan di wilayah terpencil.
Senada, tokoh masyarakat setempat, Elyas Efendi, turut memberikan penghargaan. Ia menyebut kerja keras personel TNI di lapangan serta kedekatan mereka dengan warga selama proses pembangunan menjadi bukti nyata pengabdian TNI kepada rakyat.
Sementara itu, mewakili Bupati Agam, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Agam, Afrizon, mengungkapkan fakta penting bahwa Jembatan Perintis Garuda tercatat sebagai salah satu jembatan gantung terpanjang di Kabupaten Agam. Atas hal itu, Pemkab Agam memberikan penghargaan tinggi kepada jajaran TNI.
Puncak acara ditandai dengan pemotongan pita oleh Dandim 0304/Agam sebagai simbol resmi dibukanya jembatan untuk umum, dilanjutkan dengan peninjauan bersama para tamu undangan. Rangkaian peresmian kemudian ditutup dengan tradisi makan bajamba bersama masyarakat sebagai wujud syukur. Dengan diresmikannya jembatan ini, mobilitas warga Jorong Paraman dan sekitarnya diharapkan semakin lancar, sekaligus menjadi simbol kuatnya sinergi TNI, pemerintah, dan rakyat. Seluruh kegiatan berlangsung aman, tertib, lancar, dan disambut positif oleh masyarakat.






