AGAM, TerasnagariNews.com – Pemerintah Kabupaten Agam menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas penunjukan daerahnya sebagai lokasi pusat pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 oleh TNI.
Penunjukan tersebut disambut dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah. Hal ini terungkap dalam pertemuan pembahasan pelaksanaan TMMD yang digelar di Lapangan Wirabraja Makodim 0304/Agam dalam rangka peresmian pembukaan TMMD ke-129 Kabupaten Agam Tahun 2026.
Program lintas sektoral ini menjadi kabar yang sangat dinantikan masyarakat, khususnya warga di Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palembayan. Namun dalam sambutan resmi juga disebutkan pelaksanaan dipusatkan di Nagari Nan Tujuah Kecamatan Palupuh, yang selama ini merindukan percepatan pembangunan infrastruktur.
TMMD ke-129 sendiri dijadwalkan berlangsung mulai 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Sebelum pembukaan resmi, kegiatan telah diawali dengan pra-TMMD selama 30 hari sebagai bentuk koordinasi awal agar seluruh sasaran dapat berjalan optimal.
Komandan Kodim 0304/Agam, Letkol Inf. Viko Hendrika Sandro, S.I.P., M.Si., menjelaskan sasaran pokok TMMD kali ini adalah peningkatan akses jalan baru sepanjang 1.900 meter dengan lebar 4 meter. Sasaran tersebut diyakini akan membuka isolasi wilayah dan memperlancar hubungan lalu lintas warga.
Selain sasaran pokok, terdapat sasaran fisik tambahan yang komprehensif. Meliputi pengerasan jalan, penyediaan air bersih, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan jembatan, hingga pembangunan polongan. Seluruhnya dirancang untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat Nagari Nan Tujuah.
Tak hanya fisik, TMMD ke-129 juga menyasar aspek non-fisik. Tujuannya untuk memperkuat sinergi dan kemanunggalan antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Agam bahkan telah menyusun daftar kegiatan dan personil pelaksana di lapangan dengan melibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di jajaran Pemda Agam, termasuk aparatur sipil negara dari instansi vertikal.
Dalam sambutannya yang dibacakan Wakil Bupati Agam H. Muhammad Iqbal, S.E., M.Com., Bupati Agam menegaskan, TNI dan Polri sebagai bagian integral dari komponen bangsa terpanggil untuk berpartisipasi mewujudkan percepatan pembangunan di daerah, agar program pemerintah dapat segera dirasakan masyarakat lapisan bawah.
Peran besar TNI dalam pembangunan, mulai dari merebut kemerdekaan hingga meningkatkan kemakmuran bersama, dinilai dapat terwujud karena TNI berasal dari masyarakat, oleh dan untuk masyarakat. Filosofi inilah yang menjadi titik tolak kemitraan Pemkab Agam, sebagaimana pepatah Minang ka bukik samo mandaki, ka lurah samo manurun, barek samo dipikua, ringan samo dijinjiang, basamo mako manjadi.
Melalui kolaborasi erat ini, Pemkab Agam berkomitmen akan terus mendukung dan mengawal pelaksanaan TMMD ke-129 hingga selesai pada 13 Agustus 2026. Koordinasi intensif antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat akan terus dilakukan, dengan harapan program ini tidak hanya mempercepat pembangunan dan menanggulangi kemiskinan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan serta mempererat hubungan TNI dengan rakyat di Kabupaten Agam.






