Malalak Selatan, Agam – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Agam melakukan survey langsung terhadap kondisi jalan dan jembatan yang rusak akibat bencana alam beberapa bulan lalu di kawasan Lubuk Kalikie, Jorong Sini Air, Nagari Malalak Selatan.
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perkim Agam, Rinaldi, yang turut didampingi staf Astrha Fashalli serta tim konsultan perencanaan jalan dan jembatan. Kehadiran tim ini bertujuan untuk meninjau kondisi lapangan sekaligus melakukan kajian teknis sebagai langkah awal percepatan pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur di wilayah tersebut.
Dalam survey tersebut, tim juga didampingi oleh Wali Nagari Malalak Selatan bersama jajaran staf nagari, termasuk Adrian Eko Putra. Meskipun cuaca kurang bersahabat dengan kondisi hujan, seluruh tim tetap turun langsung ke lokasi demi memastikan kondisi riil yang dihadapi masyarakat.
Kadis Perkim Agam, Rinaldi, menyampaikan bahwa hasil peninjauan menunjukkan adanya sinyal positif terkait rencana pembangunan dan perbaikan jalan serta jembatan di daerah tersebut. Ia mengungkapkan bahwa proyek ini direncanakan akan mulai direalisasikan pada tahun 2026.
“Alhamdulillah, dari hasil survey ini sudah terlihat adanya progres dan kesiapan untuk segera dilakukan pembangunan serta rehabilitasi jalan dan jembatan di kawasan ini. Kita berharap semuanya berjalan lancar sesuai rencana,” ujarnya.
Masyarakat setempat menyambut baik kehadiran tim survey ini. Jalan dan jembatan yang rusak selama ini menjadi kendala utama bagi aktivitas warga, terutama dalam menunjang kelancaran transportasi dan distribusi kebutuhan sehari-hari.
Wali Nagari Malalak Selatan juga menyampaikan harapan besar masyarakat agar pembangunan ini dapat segera terealisasi. Infrastruktur yang memadai dinilai sangat penting untuk mendukung perekonomian dan mobilitas warga.
Dengan adanya komitmen dari pemerintah daerah melalui Dinas Perkim Agam, masyarakat berharap impian untuk memiliki akses jalan dan jembatan yang layak dapat segera terwujud.
“Semoga harapan kita bersama ini dapat terealisasi dengan baik dan memberikan manfaat besar bagi masyarakat,” ungkap salah seorang warga.
Survey ini menjadi langkah awal yang penting dalam memastikan percepatan pembangunan infrastruktur pasca bencana, demi meningkatkan kesejahteraan dan konektivitas wilayah di Nagari Malalak Selatan.
(Ak)






