Gubernur Absen, Aksi Buruh SPSI Sumbar Berujung Kekecewaan dan Ancaman Gelombang Demo Lebih Besar

- Penulis

Senin, 4 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, terasnagarinews.com |Aksi demonstrasi yang digelar Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Sumatera Barat di halaman Kantor Gubernur berakhir dengan kekecewaan. Massa buruh yang datang membawa 11 tuntutan yang sebelumnya telah dilayangkan, tidak berhasil bertemu langsung dengan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah.

‎Aksi damai yang diikuti oleh berbagai elemen buruh, pekerja, hingga kurir online tersebut berlangsung selama kurang lebih dua jam. Massa menyuarakan aspirasi mereka secara terbuka, namun harapan untuk berdialog langsung dengan orang nomor satu di Sumbar itu tak terwujud.

Sebagai perwakilan pemerintah, Asisten I Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Ahmad Zakri, hadir didampingi sejumlah pejabat dari Kesbangpol dan instansi terkait. Ia menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran gubernur serta menawarkan forum dialog sebagai alternatif komunikasi.

‎Namun tawaran tersebut ditolak tegas oleh Ketua DPD SPSI Sumatera Barat, Ruly Eka Pratama. Ia menilai absennya gubernur sebagai bentuk ketidakseriusan pemerintah dalam merespons tuntutan buruh.

“Ketidakhadiran gubernur menjadi sinyal jalan buntu bagi kami. Ini bentuk pengabaian terhadap suara buruh,” tegas Ruly di hadapan massa aksi.

Ruly juga menegaskan bahwa aksi ini bukanlah akhir. Ia bahkan memperingatkan akan menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar jika tuntutan mereka terus diabaikan.

Asisten 1 Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat temui Aksi Damai, Senin 04/5/2026.

Dengan situasi yang memanas namun tetap terkendali, demonstrasi akhirnya dibubarkan. Namun, gelombang kekecewaan yang ditinggalkan berpotensi menjadi pemicu eskalasi aksi buruh di Sumatera Barat dalam waktu dekat. yang datang membawa 11 tuntutan yang sebelumnya telah dilayangkan, tidak berhasil bertemu langsung dengan Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah.

‎Aksi damai yang diikuti oleh berbagai elemen buruh, pekerja, hingga kurir online tersebut berlangsung selama kurang lebih dua jam. Massa menyuarakan aspirasi mereka secara terbuka, namun harapan untuk berdialog langsung dengan orang nomor satu di Sumbar itu tak terwujud.

Sebagai perwakilan pemerintah, Asisten I Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Ahmad Zakri, hadir didampingi sejumlah pejabat dari Kesbangpol dan instansi terkait. Ia menyampaikan permohonan maaf atas ketidakhadiran gubernur serta menawarkan forum dialog sebagai alternatif komunikasi.

Namun tawaran tersebut ditolak tegas oleh Ketua DPD SPSI Sumatera Barat, Ruly Eka Pratama. Ia menilai absennya gubernur sebagai bentuk ketidakseriusan pemerintah dalam merespons tuntutan buruh.

‎“Ketidakhadiran gubernur menjadi sinyal jalan buntu bagi kami. Ini bentuk pengabaian terhadap suara buruh,” tegas Ruly di hadapan massa aksi.

‎Ruly juga menegaskan bahwa aksi ini bukanlah akhir. Ia bahkan memperingatkan akan menggelar aksi lanjutan dengan jumlah massa yang lebih besar jika tuntutan mereka terus diabaikan.

‎Dengan situasi yang memanas namun tetap terkendali, demonstrasi akhirnya dibubarkan. Namun, gelombang kekecewaan yang ditinggalkan berpotensi menjadi pemicu eskalasi aksi buruh di Sumatera Barat dalam waktu dekat. ( Mb)

Follow WhatsApp Channel www.terasnagarinews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Barito kini

Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Makan Bergizi, Etika Mulia Sari Resmi Ditahan di Padang
Lestarikan Budaya di Usia Dini, SDN 09 Manggis Ganting Bukittinggi Gelar Festival Tambua Keempat
Kecantikan Tak Harus Mahal: DWP Kemenag Bukittinggi Gaungkan Pesan Cantik Luar Dalam
Darah Pengusaha dari Ayah, Politik dari Ibu: Dhani Hariyona dan Jalan Politik Keluarga di Bukittinggi
Turbo Dinilai Ciptakan Kasta Driver, Ratusan Driver Maxim di Bukittinggi Kepung Kantor Operasional
Kemenag Bukittinggi: EDM-eRKAM Bukan Sekadar Formalitas, tapi Penentu Mutu Madrasah
Pengurus Baru IOF Bukittinggi Audiensi dengan Wali Kota, Siap Sinergi Bangun Wisata dan Ketangguhan Bencana
Pasca Musda, Golkar Bukittinggi Kebut Konsolidasi hingga Kelurahan dan Hidupkan Lagi Kegiatan Sayap Partai

Barito kini

Minggu, 27 September 2026 - 07:32 WIB

Dugaan Penipuan Proyek Fiktif Makan Bergizi, Etika Mulia Sari Resmi Ditahan di Padang

Sabtu, 26 September 2026 - 07:27 WIB

Lestarikan Budaya di Usia Dini, SDN 09 Manggis Ganting Bukittinggi Gelar Festival Tambua Keempat

Kamis, 24 September 2026 - 12:51 WIB

Kecantikan Tak Harus Mahal: DWP Kemenag Bukittinggi Gaungkan Pesan Cantik Luar Dalam

Kamis, 24 September 2026 - 12:38 WIB

Darah Pengusaha dari Ayah, Politik dari Ibu: Dhani Hariyona dan Jalan Politik Keluarga di Bukittinggi

Kamis, 24 September 2026 - 10:57 WIB

Turbo Dinilai Ciptakan Kasta Driver, Ratusan Driver Maxim di Bukittinggi Kepung Kantor Operasional

Iko baru barito