BUKITTINGGI – Momentum pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah dimaknai khusus oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bukittinggi. Pada Selasa, 16-06-2026, keluarga besar Lapas setempat menyampaikan ucapan selamat sekaligus mengajak seluruh elemen untuk menjadikan awal tahun Hijriah sebagai titik balik perbaikan diri.
Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi, Nanang Rukmana, menegaskan bahwa 1 Muharram bukan sekadar seremoni tahunan. Ia menyebut momen ini sebagai waktu yang tepat untuk merenungkan perjalanan hidup, memperbaiki kekurangan, dan melangkah menuju kehidupan yang lebih bermakna, penuh keberkahan, serta bermanfaat bagi sesama.
Dalam pesannya kepada jajaran pegawai, warga binaan pemasyarakatan, dan masyarakat luas, Nanang Rukmana mengajak semua pihak untuk memaknai hijrah secara utuh. “Mari kita jadikan awal tahun baru Islam ini sebagai titik tolak untuk berhijrah, bukan hanya secara lahiriah, tetapi juga secara batiniah menuju pribadi yang lebih baik, penuh keberkahan, dan senantiasa bermanfaat bagi sesama,” ujarnya.
Nanang menjelaskan, makna hijrah pada 1 Muharram melampaui arti berpindah tempat. Esensinya adalah perubahan sikap dan perilaku dari hal yang kurang baik menuju arah yang lebih positif. Nilai tersebut, kata dia, sangat relevan dengan proses pembinaan di dalam Lapas agar warga binaan dapat bertransformasi menjadi pribadi yang lebih disiplin, jujur, bertanggung jawab, dan siap kembali ke tengah masyarakat.
Semangat hijrah itu, lanjut Nanang, juga harus diinternalisasi oleh seluruh petugas dan staf Lapas. Ia mengajak jajarannya untuk terus meningkatkan kinerja, menjaga integritas, serta memberikan pelayanan yang prima dan manusiawi. “Dengan perbaikan diri secara terus-menerus, tugas dan fungsi pemasyarakatan dapat berjalan lebih optimal serta memberikan manfaat nyata bagi kemajuan daerah,” tambah Nanang Rukmana.
Tak hanya untuk internal Lapas, Kalapas Nanang Rukmana juga menyampaikan harapan agar berkah bulan Muharram membawa kedamaian, keamanan, dan kemajuan bagi seluruh warga Kota Bukittinggi. Ia berdoa agar semua pihak diberikan kekuatan, kesabaran, dan kemudahan dalam menjalankan tugas serta kehidupan sehari-hari.
Ia pun berharap lingkungan Lapas Kelas IIA Bukittinggi tetap kondusif dan aman. “Semoga lingkungan Lapas tetap kondusif, aman, dan menjadi tempat yang melahirkan perubahan positif bagi seluruh penghuninya,” harapnya.
Peringatan Tahun Baru Islam ini diharapkan mampu memperkuat nilai-nilai keagamaan dan kebajikan, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Keluarga Besar Lapas Kelas IIA Bukittinggi di bawah pimpinan Nanang Rukmana berkomitmen mengamalkan semangat hijrah dalam setiap langkah.
Komitmen tersebut diarahkan untuk mewujudkan lembaga pemasyarakatan yang semakin profesional, berkarakter, dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.






