Bukittinggi —9 Juni 2026. Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bukittinggi menunjukkan aksi nyata mendukung program pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat. Lapas turun langsung dalam kegiatan bedah rumah bagi warga yang membutuhkan, sebagai wujud kepedulian sosial dan semangat gotong royong.
Program bedah rumah ini memang menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Fokusnya jelas: memperbaiki rumah tidak layak huni agar warga bisa tinggal di tempat yang aman, sehat, dan nyaman.
Tak hanya melepas bantuan, Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi bersama jajaran hadir dan terlibat langsung di lapangan. Mereka bahu-membahu bersama unsur pemerintah daerah, aparat terkait, serta masyarakat setempat. Kolaborasi lintas sektor inilah yang membuat proses perbaikan rumah berjalan lancar.
Hasilnya, penerima manfaat kini bisa segera menempati hunian yang jauh lebih layak. Rumah yang sebelumnya memprihatinkan disulap menjadi tempat tinggal yang aman dan sehat, memberi harapan baru bagi keluarga yang dibantu.
Kepala Lapas Kelas IIA Bukittinggi menegaskan bahwa kegiatan ini adalah implementasi nilai kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat yang selalu dijunjung tinggi jajaran pemasyarakatan. Ini bukan sekadar seremonial, tapi bukti nyata peran Lapas di tengah masyarakat.
“Kegiatan bedah rumah ini merupakan bentuk kepedulian sosial dan dukungan kami terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semoga bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat nyata serta meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat,” ujarnya.
Lebih dari sekadar membangun fisik rumah, kegiatan ini juga memperkuat sinergi antara instansi pemerintah dan warga. Semangat gotong royong yang tercipta di lokasi menjadi bukti bahwa kebersamaan masih hidup dan kuat di Bukittinggi.
Aksi Lapas Kelas IIA Bukittinggi ini sekaligus mengirim pesan: kepedulian dan kolaborasi adalah kunci menciptakan lingkungan yang lebih sejahtera dan berkeadilan bagi semua.






