Malalak – Pemerintah Kecamatan Malalak menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama seluruh walinagari se-Kecamatan Malalak, yang dipimpin langsung oleh Camat Malalak, Ulya Satar, S.STP., M.Si. Kegiatan ini menjadi rakor perdana pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, dengan fokus utama membahas kondisi wilayah serta percepatan pembangunan pasca bencana.
Rakor yang berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan ini dihadiri oleh seluruh walinagari se-Kecamatan Malalak. Masing-masing nagari turut diwakili langsung oleh pemimpinnya, yakni Walinagari Malalak Selatan Amir Koto, Walinagari Malalak Timur Abdul Hanif, Walinagari Malalak Utara Abdul Hamid, serta Walinagari Malalak Barat Zamri.
Dalam arahannya, Camat Malalak Ulya Satar menyampaikan bahwa rakor ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi dan langkah dalam menghadapi berbagai persoalan yang muncul pasca bencana yang melanda wilayah Malalak beberapa bulan lalu. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut membutuhkan perhatian bersama agar tidak menimbulkan kendala yang lebih besar di kemudian hari.
“Melalui rakor ini, kita menghimpun berbagai masukan dari seluruh walinagari guna memastikan kelancaran pembangunan pasca bencana. Hal-hal yang muncul ke permukaan harus segera kita tindak lanjuti bersama,” ujar Ulya Satar.
Selain itu, rakor juga membahas progres pembangunan sarana dan prasarana yang saat ini tengah berlangsung di wilayah Malalak. Pembangunan tersebut mencakup infrastruktur jalan dan jembatan yang menjadi akses vital bagi masyarakat, terutama dalam mendukung aktivitas ekonomi dan mobilitas warga.
Para walinagari menyampaikan berbagai aspirasi dan kondisi riil di lapangan, termasuk kendala yang dihadapi selama proses pembangunan berlangsung. Hal ini menjadi bahan penting bagi pemerintah kecamatan untuk menyusun langkah strategis ke depan.
Sebagai tindak lanjut dari hasil rakor, pemerintah kecamatan bersama para walinagari berencana melakukan kunjungan ke pihak penyelenggara pembangunan, yakni PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI). Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi serta menyampaikan aspirasi masyarakat secara langsung.
Rencananya, kunjungan tersebut akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, di antaranya Camat Malalak, seluruh walinagari se-Kecamatan Malalak, Ketua Bamus se-Malalak, anggota DPRD Agam, putra daerah Malalak, serta tokoh masyarakat setempat.
Langkah ini diharapkan dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara masyarakat dan pihak pelaksana pembangunan, sehingga setiap aspirasi dapat tersampaikan dengan baik dan ditindaklanjuti secara optimal.
Pemerintah Kecamatan Malalak berharap, melalui sinergi yang kuat antara pemerintah, masyarakat, dan pihak pelaksana proyek, pembangunan pasca bencana dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dengan adanya koordinasi yang intensif serta keterlibatan berbagai pihak, diharapkan segala tantangan yang dihadapi dapat diatasi secara bersama-sama demi kemajuan Malalak ke depan.
Rakor ini pun ditutup dengan harapan agar rencana kunjungan dan silaturahmi yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat dapat menjadi pintu masuk bagi terserapnya aspirasi masyarakat secara lebih luas.
“Semoga pertemuan ini menjadi penyambung rasa dan membuka pintu aspirasi bagi warga, demi kesuksesan pelaksanaan pembangunan pasca bencana di Malalak,” tutup Camat Malalak.
(Ak)






