MALALAK SELATAN — Anggota DPRD Kabupaten Agam dari Fraksi Gerindra, Erdinal, S.Sos Dt Marajo, melakukan kunjungan lapangan ke lokasi pembangunan jembatan gantung di Jorong Siniair, Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak.
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka meninjau langsung progres pembangunan yang merupakan hasil kemanunggalan TNI bersama masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Erdinal didampingi oleh unsur pemerintah nagari serta aparat TNI yang terlibat langsung dalam pembangunan. Kehadiran rombongan disambut antusias oleh masyarakat setempat yang turut berperan aktif dalam proses pengerjaan jembatan tersebut.
Berdasarkan informasi dari koordinator lapangan, Danramil 09 IV Koto, Letda Inf Pirdaus, pembangunan jembatan gantung saat ini telah memasuki tahap finishing. Ia menyebutkan bahwa pengerjaan jembatan diperkirakan akan rampung dalam minggu ini, sehingga segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.
Turut mendampingi di lokasi, Pengawas dari Zidam I/Bukit Barisan, Serda Azmi Daswar, serta Babinsa Nagari Malalak Selatan, Serma H. Zainil Afri, yang selama ini aktif mengawal jalannya pembangunan bersama masyarakat.
Jembatan gantung tersebut memiliki panjang lebih kurang 60 meter dengan lebar sekitar 120 sentimeter. Pembangunannya juga didukung oleh personel dari Yonif TP 897 Singgalang yang bekerja bersama warga dalam semangat gotong royong.
Menurut informasi yang dihimpun, dalam waktu dekat jembatan ini direncanakan akan diresmikan langsung oleh Pangdam I/Bukit Barisan. Hal ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Malalak Selatan atas perhatian dan dukungan dari berbagai pihak.
Pemerintah Nagari Malalak Selatan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak, baik dari unsur TNI, pemerintah, maupun masyarakat yang telah berkontribusi dalam pembangunan jembatan ini. Diharapkan, jembatan tersebut dapat meningkatkan aksesibilitas serta mendukung aktivitas ekonomi warga.
Di sela kunjungan tersebut, rombongan juga meninjau pembangunan Kapalo Banda Gadang Siniair yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat banjir besar. Selain itu, dilakukan pula peninjauan terhadap normalisasi aliran sungai yang terdampak.
Wali Nagari Malalak Selatan menyampaikan bahwa pembangunan Kapalo Banda saat ini juga hampir rampung. Dengan selesainya pekerjaan tersebut, diharapkan aliran air dapat kembali normal sehingga mendukung kebutuhan irigasi masyarakat.
Pengerjaan proyek ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat pengguna air yang tergabung dalam kelompok P3A Siniair. Mereka secara swadaya melakukan gotong royong membersihkan dan menggali kembali tali bandar yang tertimbun material seperti pasir dan kerikil akibat banjir.
Selain itu, pengerjaan juga didukung oleh pihak rekanan dari CV Rangkayo Basa yang terus berkoordinasi dengan masyarakat dan pemerintah setempat untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana.
Semangat kebersamaan dan gotong royong yang ditunjukkan seluruh pihak menjadi kunci utama dalam percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah tersebut. Hal ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam membangun dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
Dengan hampir rampungnya berbagai pembangunan ini, masyarakat Nagari Malalak Selatan optimis bahwa fasilitas yang ada dapat segera dimanfaatkan secara maksimal demi meningkatkan kesejahteraan bersama.
(AK)






