MTM (Minangkabau Travel Mart) ke-6 Dongkrak Pariwisata Minangkabau

- Penulis

Rabu, 8 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi — Penyelenggaraan Minangkabau Travel Mart (MTM) ke-6 digadang-gadang menjadi momentum penting untuk mengerek kembali geliat pariwisata di ranah Minangkabau. Event ini dijadwalkan berlangsung pada 7 hingga 10 Oktober 2025, dengan tema “West Sumatra Is Your Gastronomy & Wellness Tourism”.

Diselenggarakan oleh Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Sumatera Barat, MTM VI menghadirkan berbagai aktivitas seperti table top, business matching, dan jaringan (networking) antara para buyer dan seller dari dalam dan luar negeri.

Dalam persiapan menjelang acara, panitia MTM ke-6 melakukan silaturahmi ke Walikota Padang, Fadly Amran, Walikota Bukittinggi, Bupati Agam, Bupati Padang Pariaman dan Bupati Tanah Datar serta Provinsi sebagai bagian dari pendekatan dan dukungan lokal terhadap kelancaran penyelenggaraan event.
Langkah tersebut menunjukkan upaya sinergi antara pemangku kebijakan daerah dan penyelenggara agar MTM dapat berjalan optimal.

Ketua ASPPI H.Syafril.ST.Par.M.Par menyebutkan bahwa MTM bukan sekadar pameran pariwisata, melainkan platform bisnis. Ia menjelaskan bahwa seller terdiri dari agen perjalanan, hotel, destinasi wisata, restoran, transportasi, galeri souvenir, dan sektor pendukung lainnya. Sementara buyer berasal dari travel agen, baik domestik maupun luar negeri, yang akan memilih produk pariwisata untuk dijual kembali.

Tema “West Sumatra Is Your Gastronomy & Wellness Tourism” dipilih untuk menonjolkan kekayaan kuliner dan potensi wisata kesehatan/gaya hidup Sumatera Barat. Dengan menggaungkan gastronomi lokal dan wellness tourism, diharapkan terjadi diversifikasi produk wisata yang lebih menarik bagi pasar domestik maupun internasional.

Salah satu fitur utama MTM VI adalah table top, tempat seller dan buyer bertemu secara langsung untuk melakukan negosiasi dan kesepakatan kerja sama. Jika cocok, transaksi atau deal dapat langsung terjadi di tempat.
Metode ini dianggap efektif untuk mempercepat pengikatan kontrak wisata dan memperluas jaringan usaha pariwisata.

Aspek internasional dari MTM VI cukup diperhatikan. Pada penyelenggaraan sebelumnya, acara diikuti oleh agen perjalanan dari Malaysia, Thailand, dan negara-negara lainnya. Dalam MTM VI, ASPPI berharap jumlah buyer mancanegara semakin meningkat, untuk membawa wisatawan asing ke Sumatera Barat.

Lebih lanjut Syafril menjelaskan “pemerintah, pelaku usaha, akademisi, masyarakat sangat krusial untuk kesuksesan MTM. Ia menyebut bahwa MTM adalah representasi kreativitas dan komitmen ASPPI untuk mendukung pertumbuhan pariwisata melalui model bisnis dan promosi langsung.

Tantangan utama yang dihadapi adalah memastikan indikator keberlanjutan, seperti kesiapan infrastruktur, akomodasi, transportasi, dan daya saing produk wisata lokal. Beberapa daerah potensial di Sumatera Barat masih tertinggal dari segi akses dan fasilitas pendukung, sehingga MTM diharapkan dapat mengangkat mereka menjadi destinasi unggulan.

Dari sisi ekonomi lokal, penyelenggaraan MTM VI diproyeksikan dapat menyerap tenaga kerja, meningkatkan omzet usaha mikro dan kecil, serta meningkatkan okupansi hotel dan restoran setempat. Dengan lebih banyak buyer yang datang dan menjalin kemitraan, efek multiplikasi di sektor riil diharapkan muncul. (Analisis umum, berdasarkan model event pariwisata)

Harapan peserta dan stakeholder sangat besar. Para seller berharap agar produk wisata mereka — mulai destinasi alam, budaya, kuliner, hingga wellness — dapat dikenal lebih luas oleh pasar nasional dan internasional. Buyer juga berharap menemukan paket yang variatif, menarik, dan kompetitif. MTM VI menjadi ajang untuk memvalidasi daya tarik produk wisata lokal.

Jika MTM VI berjalan sukses, efek positifnya bisa terasa jangka panjang: peningkatan kunjungan wisatawan, pertumbuhan usaha pariwisata berkelanjutan, dan penguatan citra Minangkabau sebagai destinasi unik. Dengan dukungan penuh dari semua pihak, MTM ke-6 berpeluang menjadi tonggak kebangkitan pariwisata Minangkabau yang lebih modern, inklusif, dan kompetitif.

(Basa)

Follow WhatsApp Channel www.terasnagarinews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Barito kini

Nasi Goreng Harapan Baru 3 Resmi Hadir di Manggis, Hadirkan Cita Rasa Menggugah Selera
Lautan Manusia Serbu Kantor Lurah, Beras dan Minyak Jadi Rezeki Warga Pakan Kurai
Kecamatan Malalak Luncurkan Program SICANTIK, Inovasi Pendataan Kependudukan Terintegrasi Pemkab Agam
Musyawarah FGD dan Rembuk Stunting Nagari Malalak Selatan Bahas Strategi Wujudkan Generasi Tangguh
Rakor BUMNag Se-Kecamatan Malalak Bahas Evaluasi dan Penguatan Usaha Nagari
Warga Pakan Kurai Gotong Royong Bersihkan Selokan Sambut 100 Tahun Jam Gadang
Kapolsek IV Koto Kunjungi Nagari Malalak Selatan, Perkuat Sinergi Cegah Peredaran Narkoba
Nagari Malalak Selatan Terima Kunjungan Kerja BPP Pertanian, Bahas Percepatan Pemulihan Sarana Pertanian Pasca Banjir

Barito kini

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:20 WIB

Nasi Goreng Harapan Baru 3 Resmi Hadir di Manggis, Hadirkan Cita Rasa Menggugah Selera

Jumat, 12 Juni 2026 - 01:59 WIB

Lautan Manusia Serbu Kantor Lurah, Beras dan Minyak Jadi Rezeki Warga Pakan Kurai

Senin, 8 Juni 2026 - 04:39 WIB

Musyawarah FGD dan Rembuk Stunting Nagari Malalak Selatan Bahas Strategi Wujudkan Generasi Tangguh

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:33 WIB

Rakor BUMNag Se-Kecamatan Malalak Bahas Evaluasi dan Penguatan Usaha Nagari

Jumat, 5 Juni 2026 - 08:04 WIB

Warga Pakan Kurai Gotong Royong Bersihkan Selokan Sambut 100 Tahun Jam Gadang

Iko baru barito