Kecantikan Tak Harus Mahal: DWP Kemenag Bukittinggi Gaungkan Pesan Cantik Luar Dalam
BUKITTINGGI, TerasnagariNews.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bukittinggi kembali menghidupkan ruang silaturahmi lewat pertemuan bulanan yang dikemas sebagai ajang penguatan kapasitas dan pengayaan wawasan anggota. Pertemuan yang berlangsung di Aula Kantor Kemenag Kota Bukittinggi, Kamis (24/9/2026), kali ini tampil beda dengan mengangkat isu kecantikan yang dekat dengan keseharian perempuan.
Pertemuan bulanan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DWP Kemenag Kota Bukittinggi, Ny. Delvinawati Irwan, dan diikuti oleh seluruh anggota DWP dari masing-masing satuan kerja di lingkungan Kemenag. Adapun yang bertindak sebagai panitia penyelenggara pada pertemuan kali ini adalah DWP MAN 2 Bukittinggi.
Mengawali sambutannya, Ny. Delvinawati menyampaikan apresiasi tinggi kepada panitia yang telah bekerja mempersiapkan kegiatan hingga berjalan sukses. Ia juga menyapa satu per satu utusan dari tiap unit sebagai bentuk komitmen menjaga kehangatan dan soliditas antaranggota DWP Kemenag Kota Bukittinggi.
Menurut Delvinawati, pertemuan bulanan DWP tidak boleh dimaknai sekadar sebagai agenda rutin organisasi. Lebih dari itu, forum ini harus menjadi wadah belajar bersama untuk mendapatkan pengetahuan dan pengalaman baru yang aplikatif. “Setiap pertemuan kita menghadirkan kegiatan dan materi yang berbeda. Tujuannya agar seluruh anggota DWP mendapatkan pengayaan wawasan dan pengetahuan yang bermanfaat,” ungkapnya.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, pertemuan kali ini mengangkat tema “Beauty in Simplicity” yang dikemas dalam demonstrasi Makeup Minimalis, Fresh, Natural, dan Elegan. Materi tersebut disampaikan langsung oleh Fitri Handayani, Guru Kecantikan pada MAN 2 Bukittinggi. Melalui demonstrasi praktis, anggota diajak memahami teknik riasan yang sederhana dan mudah diterapkan sehari-hari.
Fitri menekankan bahwa tampil cantik dan menarik tidak selalu identik dengan riasan tebal atau biaya mahal. Justru penampilan yang disesuaikan dengan kondisi, kebutuhan, dan proporsi wajah dapat memberikan kesan yang lebih segar, natural, dan elegan tanpa harus berlebihan.
Gagasan tersebut mendapat sambutan positif dari Ketua DWP. Delvinawati menilai konsep kecantikan sederhana dan terjangkau sangat relevan dengan aktivitas keseharian anggota DWP yang dinamis. “Kalau berbicara tentang kecantikan, tentu perlu disesuaikan dengan kondisi. Saya melihat tema kecantikan yang simpel ini sangat bagus. Kita bisa tampil cantik dengan cara yang sederhana dan biaya yang terjangkau,” ujarnya.
Namun, ia menegaskan bahwa esensi kecantikan tidak berhenti pada penampilan fisik semata. Kecantikan yang utama harus memancar dari dalam diri, tercermin melalui sikap, keramahan, kelembutan tutur kata, dan kepribadian yang baik dalam berinteraksi di keluarga maupun lingkungan sosial.
Nilai tersebut, lanjut Delvinawati, sejalan dengan peran strategis anggota DWP sebagai bagian dari keluarga besar Kementerian Agama. Ia berharap anggota DWP mampu membangun suasana keluarga yang harmonis dan menjadi pendukung utama bagi suami yang menjalankan tugas sebagai abdi negara.
“Dengan keramahan, kelembutan dan dukungan dari keluarga, mudah-mudahan para suami dapat menjalankan amanah sebagai abdi negara dengan sebaik-baiknya dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” harapnya. Ia pun menutup dengan ajakan, “Mari jadikan pertemuan ini sebagai momentum untuk memperkuat silaturahmi, menambah wawasan, sekaligus membangun kesadaran bahwa kecantikan yang sesungguhnya bukan sekadar tentang bagaimana seseorang terlihat, tetapi juga tentang bagaimana ia bersikap, memberi dukungan, dan menghadirkan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya.”






