Penataan Kawasan Jam Gadang Dimulai, Pemkot Bukittinggi Tegaskan Penegakan Perda

- Penulis

Jumat, 22 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi,TerasnagariNews.com — Pemerintah Kota Bukittinggi mulai melakukan penataan kawasan pedestrian Jam Gadang melalui penertiban pedagang kaki lima (PKL) yang selama ini berjualan di area terlarang. Langkah itu diawali dengan apel gabungan Tim SK4 (Satuan Kerja Keamanan dan Ketertiban Kota) yang dipimpin langsung oleh Ramlan Nurmatias, Kamis (21/5/2026).

Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan bahwa penataan dilakukan sebagai bagian dari upaya pemerintah menegakkan Peraturan Daerah (Perda) sekaligus menjaga fungsi kawasan Jam Gadang sebagai ikon wisata dan kawasan cagar budaya nasional.

Menurut Ramlan, pemerintah bersama DPRD telah menetapkan aturan yang harus dipatuhi seluruh pihak demi menciptakan ketertiban, kenyamanan, dan keindahan kota. Karena itu, para pedagang diminta menempati lokasi yang telah disediakan pemerintah di dalam Pasar Atas dan tidak lagi menggunakan fasilitas umum sebagai tempat berjualan.

“Seluruh pedagang harus menempati lokasi yang telah disediakan pemerintah dan tidak lagi berjualan di area terlarang, terutama di kawasan cagar budaya nasional Jam Gadang,” ujar Ramlan.

Ia juga menyoroti kondisi fasilitas umum di kawasan pedestrian yang mengalami kerusakan akibat aktivitas lapak liar, termasuk paving block yang dibongkar untuk kepentingan tempat berdagang. Pemerintah, kata dia, ingin fasilitas yang telah dibangun dapat dimanfaatkan masyarakat secara optimal dan tetap terjaga.

Pemkot Bukittinggi menilai penataan kawasan tersebut bukan untuk membatasi aktivitas ekonomi pedagang, melainkan menciptakan keseimbangan antara kepentingan usaha masyarakat dan kenyamanan pengunjung. Pemerintah mengklaim telah menyiapkan ruang bagi PKL untuk tetap berdagang di area yang diperbolehkan.

Ramlan menambahkan, Bukittinggi sebagai kota wisata dan pusat perdagangan membutuhkan penataan kawasan yang tertib agar mampu memberikan rasa nyaman bagi wisatawan maupun masyarakat.

“Kita bergerak dengan aturan. PKL tetap bisa berjualan, pedagang dapat berusaha tanpa mengganggu fasilitas umum, dan pengunjung juga mendapatkan kenyamanan,” katanya.

Pemerintah Kota Bukittinggi turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang mendukung proses penataan kawasan Pasar Atas dan Jam Gadang, termasuk para pedagang yang bersedia mengikuti kebijakan relokasi tersebut.

Penulis : Fendy Jambak

Editor : Alek Kardion

Follow WhatsApp Channel www.terasnagarinews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Barito kini

Lapas Bukittinggi Turun Tangan Bedah Rumah Warga, Wujudkan Hunian Layak Lewat Aksi Gotong Royong
KPKNL Bukittinggi Turun ke Lapas Kelas IIA, Nilai Aset Negara untuk Skema Sewa Produktif
MARAWA PELAMINAN Hadirkan Layanan Pesta Lengkap dengan Harga Terjangkau di Bukittinggi
Satu Abad Jam Gadang Menggema: Saatnya Bukittinggi Penuh Tamu, Hotel Monopoli Siapkan 133 Kamar untuk Anda!
Polda Sumbar Gelar Apel Pasukan Pengamanan Peringatan 100 Tahun Jam Gadang di Polresta Bukittinggi
Malam-malam Disergap ‘Polisi Nyamar’: Bukittinggi Gencar Sikat Knalpot Brong dan Pembalap Cilik
Lapas Kelas IIA Bukittinggi Kobarkan Semangat Kebangsaan di Hari Lahir Pancasila, Kalapas: Jadikan Pedoman Bekerja dan Mengabdi
DPW KJI Sumbar Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Ibunda Kapolda Sumbar

Barito kini

Rabu, 10 Juni 2026 - 01:52 WIB

Lapas Bukittinggi Turun Tangan Bedah Rumah Warga, Wujudkan Hunian Layak Lewat Aksi Gotong Royong

Rabu, 10 Juni 2026 - 01:26 WIB

KPKNL Bukittinggi Turun ke Lapas Kelas IIA, Nilai Aset Negara untuk Skema Sewa Produktif

Minggu, 7 Juni 2026 - 07:01 WIB

MARAWA PELAMINAN Hadirkan Layanan Pesta Lengkap dengan Harga Terjangkau di Bukittinggi

Kamis, 4 Juni 2026 - 14:21 WIB

Satu Abad Jam Gadang Menggema: Saatnya Bukittinggi Penuh Tamu, Hotel Monopoli Siapkan 133 Kamar untuk Anda!

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:38 WIB

Polda Sumbar Gelar Apel Pasukan Pengamanan Peringatan 100 Tahun Jam Gadang di Polresta Bukittinggi

Iko baru barito