Koa, Permainan Rakyat Minangkabau yang Mengasah Akal dan Kepekaan Sosial

- Penulis

Minggu, 29 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi. Terasnagarinews.com| masyarakat Minangkabau, permainan koa tidak sekadar menjadi sarana hiburan. Di balik permainan kartu yang kerap dimainkan di waktu senggang itu, tersimpan nilai-nilai kehidupan yang diwariskan secara turun-temurun.

Permainan ini mengajarkan pentingnya kemampuan membaca situasi, yang dalam ungkapan Minang dikenal dengan “pandai mambaco keadaan”. Pemain dituntut jeli melihat peluang serta memahami kondisi permainan sebelum mengambil langkah.

“Permainan koa bukan hanya soal menang atau kalah. Di situ kita belajar membaca situasi dan mengatur langkah dengan tenang,” ujar seorang tokoh masyarakat di Sumatera Barat.

Selain itu, koa juga menanamkan sikap sabar dan tidak tergesa-gesa. Setiap kartu yang dimainkan harus melalui pertimbangan matang, bukan sekadar mengikuti dorongan sesaat.

“Kalau terburu-buru, biasanya justru kalah. Di koa itu, yang penting sabar dan pandai menahan diri,” kata dia.

Lebih jauh, permainan ini menekankan bahwa keberhasilan tidak hanya bergantung pada keberuntungan, tetapi juga pada kecerdasan dalam menyusun strategi. Prinsip “main akal, bukan sekadar untung” menjadi pegangan dalam setiap putaran permainan.

“Di sinilah letak nilai utamanya. Anak-anak muda bisa belajar bahwa hidup itu perlu strategi, bukan hanya mengandalkan nasib,” tuturnya.

Tak kalah penting, koa melatih kepekaan sosial melalui prinsip “tau kawan, tau lawan”. Pemain dituntut memahami karakter lawan maupun rekan bermain, sehingga mampu menentukan sikap yang tepat dalam setiap situasi.

Nilai-nilai tersebut mencerminkan filosofi hidup masyarakat Minangkabau yang menjunjung tinggi kecermatan, kesabaran, dan kearifan dalam bertindak, baik dalam permainan maupun dalam kehidupan sehari-hari.

(Angah Al-syroekamy)

Penulis : Angah Al-syroekamy

Editor : Alex Kardion

Follow WhatsApp Channel www.terasnagarinews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Barito kini

Lestarikan Budaya di Usia Dini, SDN 09 Manggis Ganting Bukittinggi Gelar Festival Tambua Keempat
Kecantikan Tak Harus Mahal: DWP Kemenag Bukittinggi Gaungkan Pesan Cantik Luar Dalam
Darah Pengusaha dari Ayah, Politik dari Ibu: Dhani Hariyona dan Jalan Politik Keluarga di Bukittinggi
Turbo Dinilai Ciptakan Kasta Driver, Ratusan Driver Maxim di Bukittinggi Kepung Kantor Operasional
Kemenag Bukittinggi: EDM-eRKAM Bukan Sekadar Formalitas, tapi Penentu Mutu Madrasah
Pengurus Baru IOF Bukittinggi Audiensi dengan Wali Kota, Siap Sinergi Bangun Wisata dan Ketangguhan Bencana
Pimpin Langsung Razia Gabungan, Kakanwil dan Kalapas Pastikan Lapas Bukittinggi Aman dan Bersinar
Di Tengah Kepungan Asap Bukittinggi, Polantas Turun Jalan Bagikan Masker untuk Wartawan dan Pengendara

Barito kini

Sabtu, 26 September 2026 - 07:27 WIB

Lestarikan Budaya di Usia Dini, SDN 09 Manggis Ganting Bukittinggi Gelar Festival Tambua Keempat

Kamis, 24 September 2026 - 12:51 WIB

Kecantikan Tak Harus Mahal: DWP Kemenag Bukittinggi Gaungkan Pesan Cantik Luar Dalam

Kamis, 24 September 2026 - 12:38 WIB

Darah Pengusaha dari Ayah, Politik dari Ibu: Dhani Hariyona dan Jalan Politik Keluarga di Bukittinggi

Kamis, 24 September 2026 - 10:57 WIB

Turbo Dinilai Ciptakan Kasta Driver, Ratusan Driver Maxim di Bukittinggi Kepung Kantor Operasional

Selasa, 22 September 2026 - 04:49 WIB

Pengurus Baru IOF Bukittinggi Audiensi dengan Wali Kota, Siap Sinergi Bangun Wisata dan Ketangguhan Bencana

Iko baru barito