Diperkirakan Puluhan Tunas Raflesia Arnoldi Akan Mekar Sepanjang 4 Bulan ke Depan di Panorama Baru Bukittinggi

- Penulis

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi, 07/11/25 — Kabar menggembirakan datang dari kawasan hutan lindung Panorama Baru Bukittinggi. Puluhan tunas bunga langka Raflesia arnoldii atau yang dikenal sebagai bunga bangkai raksasa, diperkirakan akan mekar secara bergantian dalam kurun waktu empat bulan ke depan.

Menurut Syafrinaldi Guide lokal melaporkan bahwa sedikitnya terdapat lebih dari 30 tunas Raflesia arnoldii yang terpantau tumbuh di beberapa lokasi, terutama di kawasan hutan ini.

“sebagian besar tunas kini berada dalam fase pertumbuhan aktif dan diperkirakan mulai mekar secara bertahap sejak akhir November hingga Maret tahun depan”, ujarnya

“Kondisi cuaca yang cukup lembap dan stabil pascahujan menjadi faktor pendukung utama bagi pertumbuhan tunas Raflesia. Kami memperkirakan dalam empat bulan ke depan akan ada banyak bunga yang mekar hampir bersamaan di beberapa titik pengamatan,” tambahnya

Bunga Raflesia arnoldii dikenal sebagai bunga terbesar di dunia, dengan diameter yang dapat mencapai lebih dari satu meter. Namun, masa mekarnya sangat singkat, hanya sekitar lima hingga tujuh hari sebelum akhirnya layu dan membusuk. Karena itu, momen mekarnya bunga ini selalu menjadi daya tarik wisatawan dan peneliti.

Pihak pengelola Taman Panorama Baru juga mengimbau wisatawan agar menjaga kebersihan dan tidak menyentuh atau merusak area tempat tumbuhnya tunas Raflesia. Hal ini penting untuk menjaga kelestarian spesies langka yang telah menjadi ikon flora di Bukittinggi.

“Petugas lapangan akan memperkuat pengawasan di titik-titik potensial agar proses mekarnya bunga langka ini bisa berlangsung aman dan alami,”

Selain berpotensi menarik wisatawan domestik, mekarnya puluhan Raflesia arnoldii ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pelestarian ekosistem hutan tropis di Bukittinggi. Dan bisa di jadikan  wisata edukasi agar pengunjung dapat menikmati keindahan Raflesia sekaligus belajar mengenai konservasi alam.

Fenomena langka ini diperkirakan akan menjadi momentum penting bagi promosi ekowisata Bukittingi.

(Basa)

Follow WhatsApp Channel www.terasnagarinews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Barito kini

Lestarikan Budaya di Usia Dini, SDN 09 Manggis Ganting Bukittinggi Gelar Festival Tambua Keempat
Kecantikan Tak Harus Mahal: DWP Kemenag Bukittinggi Gaungkan Pesan Cantik Luar Dalam
Darah Pengusaha dari Ayah, Politik dari Ibu: Dhani Hariyona dan Jalan Politik Keluarga di Bukittinggi
Turbo Dinilai Ciptakan Kasta Driver, Ratusan Driver Maxim di Bukittinggi Kepung Kantor Operasional
Kemenag Bukittinggi: EDM-eRKAM Bukan Sekadar Formalitas, tapi Penentu Mutu Madrasah
Pengurus Baru IOF Bukittinggi Audiensi dengan Wali Kota, Siap Sinergi Bangun Wisata dan Ketangguhan Bencana
Pimpin Langsung Razia Gabungan, Kakanwil dan Kalapas Pastikan Lapas Bukittinggi Aman dan Bersinar
Di Tengah Kepungan Asap Bukittinggi, Polantas Turun Jalan Bagikan Masker untuk Wartawan dan Pengendara

Barito kini

Sabtu, 26 September 2026 - 07:27 WIB

Lestarikan Budaya di Usia Dini, SDN 09 Manggis Ganting Bukittinggi Gelar Festival Tambua Keempat

Kamis, 24 September 2026 - 12:51 WIB

Kecantikan Tak Harus Mahal: DWP Kemenag Bukittinggi Gaungkan Pesan Cantik Luar Dalam

Kamis, 24 September 2026 - 12:38 WIB

Darah Pengusaha dari Ayah, Politik dari Ibu: Dhani Hariyona dan Jalan Politik Keluarga di Bukittinggi

Kamis, 24 September 2026 - 10:57 WIB

Turbo Dinilai Ciptakan Kasta Driver, Ratusan Driver Maxim di Bukittinggi Kepung Kantor Operasional

Selasa, 22 September 2026 - 04:49 WIB

Pengurus Baru IOF Bukittinggi Audiensi dengan Wali Kota, Siap Sinergi Bangun Wisata dan Ketangguhan Bencana

Iko baru barito