terasnagari.com— Praktik pengisian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite secara tidak wajar diduga terjadi di SPBU 13-251-503 Kota Padang, Senin 5/01/2026. Seorang petugas SPBU yang tidak diketahui identitasnya tertangkap kamera tim media tengah mengisi Pertalite ke dalam botol air mineral, sebuah tindakan yang jelas bertentangan dengan aturan penyaluran BBM subsidi.
Dari pantauan di lokasi, petugas tersebut terlihat dengan santai melakukan pengisian BBM ke botol air mineral secara berulang, seolah aktivitas itu telah menjadi kebiasaan. Ironisnya, aksi tersebut dilakukan di tengah antrean masyarakat yang sedang menunggu giliran mengisi BBM secara normal.
Saat dikonfirmasi oleh tim media, petugas yang bersangkutan berdalih bahwa BBM tersebut digunakan untuk keperluan sepeda motornya. Namun, alasan itu diragukan setelah tim media menangkap percakapan antar sesama petugas SPBU yang mengindikasikan dugaan praktik tersebut merupakan kegiatan rutin.
“Lebih besar botol mineral Aquaviva daripada botol Aqua,” ucap salah seorang petugas, kalimat yang memunculkan dugaan kuat bahwa pemilihan wadah dilakukan secara sengaja untuk menampung BBM dalam jumlah lebih besar.
Tindakan ini memicu pertanyaan serius terkait pengawasan internal SPBU serta potensi penyalahgunaan BBM bersubsidi yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak. Apalagi, petugas diduga memanfaatkan posisinya untuk melancarkan pengisian BBM ke botol, sementara konsumen lain harus rela mengantre.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola SPBU maupun instansi terkait. Masyarakat berharap Pertamina dan aparat pengawas segera turun tangan untuk menindaklanjuti dugaan pelanggaran ini demi menjaga keadilan distribusi BBM subsidi. ( B. Kayo)






