Terpilih Aklamasi, Fauzan Haviz Nahkodai PMI Kota Bukittinggi Periode 2026-2031
BUKITTINGGI, TerasnagariNews.com — Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bukittinggi resmi memiliki nahkoda baru. Musyawarah Kota (Muskot) PMI Kota Bukittinggi Tahun 2026 menetapkan Fauzan Haviz, S.E., S.H., M.B.A., M.A.L.S., M.M. sebagai Ketua PMI Kota Bukittinggi periode 2026–2031.
Penetapan Fauzan dilakukan secara aklamasi dalam forum Muskot yang berlangsung di Campago Resort Hotel, Bukittinggi, pada Sabtu (3/10/2026). Seluruh peserta musyawarah menyepakati secara bulat penetapan tersebut.
Proses aklamasi terjadi setelah ketua sebelumnya, H. Chairunnas, S.E., memutuskan untuk tidak mencalonkan diri kembali dalam bursa pemilihan. Dengan mundurnya Chairunnas, Fauzan Haviz menjadi calon tunggal dalam kontestasi Ketua PMI Kota Bukittinggi periode lima tahun mendatang.
Terpilihnya Fauzan Haviz menandai dimulainya babak baru kepemimpinan PMI Kota Bukittinggi. Regenerasi ini diharapkan membawa energi baru bagi organisasi kemanusiaan tersebut untuk lima tahun ke depan.
Menjelang pelaksanaan Muskot, Fauzan memastikan bahwa proses pencalonannya telah sesuai mekanisme organisasi. Ia menyebut, dukungan minimal 20 persen sebagai salah satu persyaratan wajib pencalonan telah terpenuhi dan terverifikasi oleh panitia.
Fauzan juga telah memaparkan visi awal kepemimpinannya. Ia menegaskan akan fokus pada tiga program prioritas utama, yakni peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tubuh PMI, penguatan prinsip transparansi organisasi, serta upaya memajukan PMI Kota Bukittinggi secara menyeluruh.
“Program prioritas kita adalah meningkatkan SDM di tubuh PMI, transparansi, dan bagaimana memajukan PMI Bukittinggi,” ujar Fauzan dalam keterangannya menjelang Muskot.
Amanah yang diberikan secara aklamasi tersebut kini menjadi tanggung jawab besar bagi Fauzan. Ia dituntut untuk tidak hanya melanjutkan program yang telah berjalan, tetapi juga memperkuat peran PMI Kota Bukittinggi dalam pelayanan kemanusiaan yang semakin kompleks.
Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu memperkuat pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam penanganan kebencanaan dan pelayanan darah. Selain itu, peningkatan kapasitas organisasi dan relawan serta menjaga keberlanjutan berbagai program kemanusiaan menjadi pekerjaan rumah yang menanti.
Muskot sendiri merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat kota. Forum ini menjadi bagian penting dan strategis dalam menentukan arah kepengurusan, kebijakan, serta program kerja PMI Kota Bukittinggi untuk periode berikutnya.
Dengan telah ditetapkannya Fauzan Haviz sebagai ketua, tahapan selanjutnya adalah pembentukan struktur kepengurusan baru. Kepengurusan tersebut akan segera menyusun dan menjalankan program kerja PMI Kota Bukittinggi untuk periode 2026–2031.
Tugas berat telah menanti di depan, mulai dari konsolidasi internal hingga menjawab tantangan kemanusiaan di Kota Bukittinggi. Publik kini menanti gebrakan nyata dari kepemimpinan Fauzan Haviz untuk membawa PMI semakin dekat dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.






