Teror Harimau Sumatra di Ujung Ladang: Warga Tak Berani Keluar Saat Senja

- Penulis

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Singkarak, terasnagarinews.com . Ketenangan warga Ubun-Ubun, Jorong Ujung Ladang, Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, mendadak berubah menjadi kecemasan yang mencekam. Sosok Harimau Sumatra dilaporkan berkeliaran hingga ke area pemukiman dalam dua hari terakhir.

Awalnya, kehadiran sang predator hanya terdeteksi di kawasan perladangan. Namun situasi dengan cepat berubah ketika hewan buas itu memangsa anjing milik warga yang menjaga ladang. Kini, jejaknya semakin dekat—menyusup hingga ke pinggir perkampungan, meninggalkan bekas tapak yang membuat bulu kuduk merinding.

Ketakutan pun menyelimuti warga. Saat senja mulai turun, aktivitas seakan lumpuh. Pintu-pintu rumah tertutup rapat, dan tak ada lagi keberanian untuk melangkah keluar. Suasana yang biasanya hidup berubah sunyi, dipenuhi rasa waswas akan ancaman yang tak terlihat namun nyata.

Jejak raja rimba di ubun ubun jorong ujung ladang. 

Situasi semakin mengkhawatirkan karena keberadaan hewan tersebut tidak terpantau secara jelas. Hingga kini, warga tidak mengetahui pasti berapa jumlah harimau yang berkeliaran, mengingat tidak satupun kawasan Ubun-Ubun dilengkapi kamera pengawas (CCTV). Kondisi ini membuat potensi ancaman sulit diprediksi dan meningkatkan rasa cemas di tengah masyarakat.

Pemerintah nagari telah bergerak cepat. Wali Nagari Koto Sani, Erinal Dianto, S. H dikabarkan telah melayangkan surat resmi kepada Balai Konservasi Sumber Daya Alam wilayah Kabupaten Solok untuk segera mengambil tindakan.

Warga mengamati jejak harimau dihalaman rumah mereka, Kamis 16/04/2026.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Solok Fraksi Golkar, Trio Karno Vivo memaparkan kepada media Jumat ( 17/04/2026 ) yang juga putra asli Ujung Ladang, mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Ia meminta warga mengurangi aktivitas ke ladang dan tidak bepergian sendirian demi menghindari risiko fatal.

“Untuk sementara waktu, kurangi aktivitas ke ladang. Jika terpaksa, jangan pergi sendiri karena sangat berisiko,” tegasnya.

Kondisi ini menuntut penanganan cepat dari pihak terkait. Dengan semakin seringnya jejak harimau ditemukan di sekitar permukiman, kekhawatiran akan jatuhnya korban jiwa semakin nyata. Warga berharap, sang “raja rimba” segera dikendalikan sesuai prosedur, sebelum teror ini berubah menjadi tragedi di wilayah yang berbatasan langsung dengan hutan belantara tersebut. ( abd21)

Follow WhatsApp Channel www.terasnagarinews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Barito kini

Tangis Rano Karno Pecah di Wisuda UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi
Unit Reskrim Polsek Kota Payakumbuh Ringkus DPO Kasus Pencurian Setelah 6 Bulan Buron
HBH Akbar Rang Jambak, Panitia Fokus Matangkan Pelaksanaan
Pelewaan gelar Datuk Batuah pucuk pimpinan adat suku Guci Paninjauan gagal dilaksanakan,Diduga belum adanya mufakat dari Datuk 6 Jurai 
” Kopdar Wajib ke-37 TKSCI Sumbar Di Destinasi Wisata Tambunai Park, Silaturahmi Makin Solid!”
Tim Gabungan Gagalkan Peredaran Narkoba di Agam, Dua Pengedar Ditangkap
Jelang Pelaksanaan, Panitia Halalbihalal Rang Jambak Matangkan Seluruh Persiapan
BEJAT! Pria di Situjuh Setubuhi Anak Kandung hingga Hamil 7 Bulan, Tersangka Telah Diamankan Polisi

Barito kini

Jumat, 17 April 2026 - 02:47 WIB

Teror Harimau Sumatra di Ujung Ladang: Warga Tak Berani Keluar Saat Senja

Rabu, 15 April 2026 - 12:58 WIB

Tangis Rano Karno Pecah di Wisuda UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi

Rabu, 8 April 2026 - 05:06 WIB

Unit Reskrim Polsek Kota Payakumbuh Ringkus DPO Kasus Pencurian Setelah 6 Bulan Buron

Rabu, 8 April 2026 - 02:30 WIB

HBH Akbar Rang Jambak, Panitia Fokus Matangkan Pelaksanaan

Senin, 6 April 2026 - 07:48 WIB

Pelewaan gelar Datuk Batuah pucuk pimpinan adat suku Guci Paninjauan gagal dilaksanakan,Diduga belum adanya mufakat dari Datuk 6 Jurai 

Iko baru barito