MALALAK SELATAN – Pembangunan jembatan gantung yang menghubungkan dua nagari di Kecamatan Malalak terus menunjukkan progres signifikan. Pemerintah Nagari bersama unsur TNI turun langsung melakukan kunjungan lapangan untuk melihat perkembangan pengerjaan jembatan gantung di Lubuk Kalikie, Jorong Sini Air, Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam.
Kunjungan tersebut dipimpin oleh Wali Nagari Malalak Selatan, Amir Koto, bersama perangkat nagari. Turut mendampingi Babinsa Malalak Selatan, Serma H. Zainil Afri, beserta jajaran personel dari Koramil 09 Koto Tuo.
Selain itu, personel dari Yon TP 897/Singgalang juga hadir dan ikut terlibat dalam proses pengerjaan di lapangan.
Meski tengah menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan, semangat gotong royong tetap terlihat kuat. Para personel dan masyarakat tetap bekerja maksimal, bahkan pada malam hari seusai melaksanakan salat tarawih mereka kembali turun ke lokasi untuk mengumpulkan material. Hal ini dilakukan demi mengejar target agar pembangunan jembatan gantung dapat segera rampung sesuai jadwal yang telah direncanakan.
Dari hasil peninjauan, diketahui bahwa pondasi tiang pertama telah selesai dilakukan pengecoran dan saat ini dalam tahap menunggu proses pengeringan. Sementara itu, pengerjaan pondasi tiang kedua sedang berlangsung, dengan proses pemasangan besi yang akan segera dilanjutkan ke tahap pengecoran dalam waktu dekat.
Apabila kedua pondasi telah selesai dan dinyatakan kuat, tahap selanjutnya adalah pemasangan tali sling sebagai penghubung antara kedua tiang utama. Jembatan gantung ini memiliki panjang lebih kurang 60 meter dan diharapkan menjadi akses vital yang memperlancar mobilitas masyarakat.

Pembangunan jembatan gantung ini menjadi penghubung strategis antara Nagari Malalak Selatan dan Nagari Malalak Barat di Kecamatan Malalak.
Kehadiran jembatan tersebut nantinya akan sangat membantu aktivitas ekonomi, pendidikan, serta mempercepat akses masyarakat antar nagari.
Pemerintah Nagari juga menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Pemerintah Kabupaten Agam serta kontribusi konsumsi dan kelancaran dapur umum dari BAZNAS Agam yang sangat membantu kelancaran pelaksanaan pembangunan di lapangan.
Camat Malalak, Ulya Satar, S.STP, turut berharap agar pembangunan jembatan gantung ini dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti dan selesai tepat waktu sesuai perencanaan.
Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah nagari, TNI, dan masyarakat menjadi kunci utama percepatan pembangunan infrastruktur yang manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
(Basa)






