Agam – Kabupaten Agam belakangan ini kembali dihadapkan pada meningkatnya kasus kebakaran di berbagai wilayah. Musibah yang terjadi dalam beberapa minggu terakhir menunjukkan betapa rentannya daerah ini terhadap bencana api, baik di pemukiman penduduk, fasilitas umum, maupun lahan pertanian.
Dalam situasi seperti ini, peran Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) menjadi sangat vital. Namun, fakta di lapangan memperlihatkan bahwa jumlah personel Damkar yang tersedia belum sepenuhnya mampu menjangkau seluruh kecamatan dengan cepat dan efektif.
Kabupaten Agam memiliki wilayah geografis yang luas dan didominasi oleh daerah perbukitan serta pemukiman yang tersebar. Kondisi ini membuat proses penanganan kebakaran membutuhkan kecepatan, kemampuan teknis, dan jumlah personel yang memadai.
Keterbatasan personel ini bukan hanya berdampak pada lambatnya respon, tetapi juga pada tingkat keselamatan petugas itu sendiri. Dalam banyak kasus, satu regu Damkar terpaksa menangani kebakaran besar tanpa dukungan personel cadangan yang cukup.
Kondisi seperti ini tentu tidak ideal untuk sebuah daerah yang terus berkembang dan memiliki risiko kebakaran tinggi, terutama di kawasan padat penduduk dan pasar tradisional. Pemerintah Kabupaten Agam sudah seharusnya memberikan perhatian khusus terhadap hal ini.
Menambah jumlah personel Damkar di setiap kecamatan menjadi langkah penting yang tidak bisa ditunda. Setiap kecamatan minimal membutuhkan satu regu lengkap agar penanganan awal dapat dilakukan tanpa menunggu bantuan dari wilayah lain.
Selain penambahan personel, perlu adanya peningkatan kapasitas melalui pelatihan intensif. Kebakaran modern membutuhkan teknik penanganan lebih kompleks, mulai dari identifikasi sumber api hingga evakuasi warga yang terjebak.
Jika personel Damkar diperbanyak dan ditempatkan lebih merata, masyarakat tentu akan merasakan manfaatnya secara langsung. Respon cepat bukan hanya mengurangi kerugian materi, tetapi juga mampu menyelamatkan nyawa.
Pemerintah daerah juga harus menyadari bahwa investasi pada sektor pemadam kebakaran merupakan bagian dari upaya memperkuat keselamatan publik. Dana yang dialokasikan bukanlah pengeluaran semata, melainkan bentuk perlindungan terhadap aset dan kehidupan warga.
Dengan semakin seringnya musibah kebakaran yang terjadi, masyarakat menuntut langkah nyata dari Pemkab Agam. Hal ini bukan hanya aspirasi, tetapi kebutuhan mendesak yang harus segera diwujudkan.
Oleh karena itu, sudah waktunya Pemkab Agam melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan Damkar. Penambahan personel di setiap kecamatan bukan lagi sekadar wacana, tetapi solusi konkret untuk meminimalkan risiko dan meningkatkan keamanan masyarakat di seluruh wilayah Kabupaten Agam.
(Basa)






