Padang – Rifda Suriani, ST.Sp, resmi terpilih sebagai Ketua Pengprov Persatuan Gateball Seluruh Indonesia (Pergatsi) Sumatera Barat periode 2025–2030 dalam Musyawarah Provinsi (Musprov) yang digelar di Padang, Kamis (20/11/2025). Rifda sebelumnya menjabat sebagai Wakil Ketua Umum I Pergatsi Sumbar.
Musprov yang dibuka oleh Pengurus Pusat Pergatsi, Puja Sumedi, melalui sambungan Zoom tersebut diikuti 14 Pengcab Pergatsi kabupaten/ kota. Ketua Panitia Musprov, Virdiana, menyebut seluruh peserta memberikan dukungan penuh untuk keberlanjutan pembinaan gateball di Sumbar.
Sementara Eko Noresha, S.Pd Pimpinan sidang menyebutkan, Kita berharap kedepan nya gate ball lebih berkembang kepada setiap lapisan masyarakat seperti di daerah jawa dan bali”.
Dan itu juga harapan dari masing penguris pengcab yg hadir pada waktu musprof kemaren dan juga mereka berharap kepengurusan yang baru dapat di pilih dari berbagai macam daerah dan latar belakang agar bisa memberikan warna baru demi kemajuan olah raga gateball di provnsi Sumatera Barat”.pungkasnya
Ketua demisioner Pergatsi Sumbar 2020–2025, Fathol Bari, menyampaikan apresiasi atas terpilihnya Rifda. Ia menegaskan bahwa Pergatsi Sumbar memiliki rekam jejak positif, mulai dari berpartisipasi di berbagai open turnamen hingga tampil pada tiga edisi kejurnas.
Momentum Musprov ini juga diwarnai penegasan penting dari KONI Sumbar terkait pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov). Plh Ketua Umum KONI Sumbar, Editiawarman, menegaskan bahwa persiapan Porprov 2026 terus dimatangkan. Pengprov cabor dan KONI kabupaten/kota telah sepakat untuk menyelenggarakan Porprov pada Juni–Juli 2026.
“Sumbar sudah tujuh tahun tanpa Porprov. Dampaknya sangat terasa terhadap pembinaan atlet dan prestasi kita di tingkat nasional. Karena itu, kita harus memastikan Porprov 2026 terlaksana,” tegasnya.
Ia optimistis gateball akan berkembang pesat di Sumbar dan berpeluang menyumbang medali pada PON 2028 NTB–NTT. “Gateball dikelola orang-orang profesional dan kuat pendanaan. Ini menjadi keunggulan dibanding cabor lain,”
(*)






