Kamang Magek – Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kriya Institut Seni Indonesia (ISI) Padang Panjang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) dengan tema “Pemberdayaan Bundo Kanduang Jorong Kampuang Barangai Sungai Dareh Melalui Pelatihan Membatik dalam Pengembangan Kewirausahaan.”
Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kreativitas serta semangat kewirausahaan masyarakat, khususnya kalangan ibu-ibu Bundo Kanduang di Jorong Kampuang Barangai Sungai Dareh Nagari Pauh Kamang Mudik Kecamatan Kamang Magek.
Kegiatan yang berlangsung selama beberapa 4 hari mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat.
Para peserta diberikan pelatihan mulai dari pengenalan sejarah dan filosofi batik, alat serta bahan yang digunakan, hingga teknik menggambar motif dan proses pewarnaan kain. Mahasiswa ISI Padangpanjang juga mengenalkan motif batik khas Minangkabau seperti Itiak Pulang Patang, Rumah Gadang, dan Kaluak Paku, yang diadaptasi dengan kearifan lokal Jorong Kampuang Barangai Sungai Dareh.
Cinta Pusvita Ketua pelaksana kegiatan menjelaskan bahwa pelatihan ini diharapkan tidak hanya memberikan pengetahuan seni membatik, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat.

“Kami ingin para Bundo Kanduang bisa mengembangkan keterampilan membatik sebagai produk bernilai jual tinggi dan menjadi ciri khas daerah mereka sendiri,” dan kami dari mahasiswa isi padang Panjang khususnya mahasiswa Pendidikan kriya siap dengan senang hati untuk mendampingi para bundo kanduang, “ujarnya.
Sementara itu, Tartil Khair, SH, tokoh masyarakat setempat menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa ISI Padangpanjang atas inisiatif dan kepedulian mereka. “Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami.
Selain menambah ilmu dan keterampilan, juga membuka wawasan baru tentang potensi ekonomi dari seni batik,” ungkap salah seorang peserta.
Dr. Mulyadi, S.Pd, M.Pd selaku dosen pembimbing mahasiswa dalam kegiatan pengabdian ini menjelaskan kegiatan pelatihan ini menjadi bentuk nyata sinergi antara dunia pendidikan dan masyarakat.
Melalui kreativitas dan inovasi mahasiswa, seni batik tidak hanya dilestarikan tetapi juga dikembangkan sebagai sumber inspirasi kewirausahaan berbasis budaya lokal.
Diharapkan, setelah kegiatan ini, Bundo Kanduang Jorong Kampuang Barangai Sungai Dareh dapat terus berkreasi dan mandiri dalam mengelola usaha batik khas daerah mereka.
(mul)






