Asril SE Gagas Budidaya Belut sebagai Pilot Projek untuk Tingkatkan Ekonomi Masyarakat

- Penulis

Kamis, 30 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bukittinggi -Anggota DPRD Kota Bukittinggi dari Fraksi NasDem, Asril SE, menggagas pilot projek budidaya belut yang bertujuan untuk meningkatkan taraf hidup dan ekonomi masyarakat. Inisiatif ini dijalankan oleh Kelompok Tani “Berkah Alam Mandiri” di Kelurahan Campago Ipuh, Kecamatan MKS, dengan memanfaatkan lahan kosong atau non-produktif.

Sebelumnya, Asril SE telah membangun empat sentra industri dalam bentuk koperasi, meliputi Koperasi Petani Kopi Bukittinggi/Agam, Koperasi Petani Madu Agam Bukittinggi, Koperasi Rumah Makan Ampera Bukittinggi/Agam, dan Koperasi Souvenir Bukittinggi/Agam. Dengan mengusung konsep “Agro Industri”, Asril SE mengalokasikan dana Pokir untuk mendukung budidaya belut ini.

Pada 30 Oktober, Asril SE menyampaikan kepada media usai memonitor keberangkatan Kelompok Tani “Berkah Alam Mandiri” ke Bonjol, Pasaman Timur, untuk studi banding tentang budidaya belut. “Budidaya belut ini direncanakan untuk memanfaatkan lahan sempit agar lebih produktif, sehingga dapat meningkatkan taraf hidup dan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Asril berharap, jika pilot projek ini berhasil, akan dibentuk kawasan percontohan di tingkat RT, RW, atau kelurahan, di mana setiap rumah tangga dapat memiliki kolam belut. “Jika ini berhasil, kita bisa membuat kawasan industri dan mendorong pemerintah melalui APBD Kota Bukittinggi maupun Provinsi Sumatera Barat. Usaha ini akan menjadi sesuatu yang unik di Kota Bukittinggi,” jelasnya.

Lebih lanjut, Asril SE menjelaskan bahwa kawasan budidaya belut ini diharapkan menjadi sentra industri dan kawasan wisata. Masyarakat tidak perlu mengeluarkan modal besar karena konsep kolam belut yang digunakan memanfaatkan terpal dan lahan sempit. Produk yang dihasilkan dari budidaya belut ini meliputi abon belut, belut kering, serta distribusi ke rumah-rumah makan.

“Dengan studi banding ini, diharapkan dapat menghasilkan industri produksi belut melalui pilot projek ini,” pungkasnya.

Keberangkatan rombongan studi banding Kelompok Tani Berkah Alam Mandiri ke Bonjol, Pasaman Timur, dilepas oleh M. Taufik TK Mudo yang mewakili Asril SE dari DPD NasDem Kota Bukittinggi.(jhn)

Follow WhatsApp Channel www.terasnagarinews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Barito kini

Geger! Bayi Diduga Ditelantarkan di Depan Kedai Warga, Polisi Selidiki Orang Tua
50 Personel TNI Diterjunkan Mendukung Percepatan Pembangunan Jembatan Gantung Permanen Lubuk Kalikie
Amir Koto Pimpin Rakor Dalam Pembahasan Program Kerja Tahun 2026
Camat Matur Anak Nagari Malalak Selatan Salurkan Bantuan Sebagai Wujud Kepedulian Terhadap Kampung Halaman
Anggota DPRD Agam Tinjau Kerusakan Kapalo Banda Gadang Siniair Pasca Banjir Besar
Kunjungan Denzipur 2/PS Tindak Lanjuti Rencana Pembangunan Jembatan Gantung Permanen di Jorong Siniair
Warga Jorong Siniair Sampaikan Terima Kasih atas Pembangunan Jembatan Darurat
Serah Terima Pemakaian Jembatan Darurat di Jorong Siniair Nagari Malalak Selatan

Barito kini

Kamis, 15 Januari 2026 - 04:24 WIB

Geger! Bayi Diduga Ditelantarkan di Depan Kedai Warga, Polisi Selidiki Orang Tua

Rabu, 14 Januari 2026 - 07:18 WIB

50 Personel TNI Diterjunkan Mendukung Percepatan Pembangunan Jembatan Gantung Permanen Lubuk Kalikie

Senin, 12 Januari 2026 - 07:36 WIB

Amir Koto Pimpin Rakor Dalam Pembahasan Program Kerja Tahun 2026

Senin, 12 Januari 2026 - 02:22 WIB

Camat Matur Anak Nagari Malalak Selatan Salurkan Bantuan Sebagai Wujud Kepedulian Terhadap Kampung Halaman

Minggu, 11 Januari 2026 - 00:32 WIB

Anggota DPRD Agam Tinjau Kerusakan Kapalo Banda Gadang Siniair Pasca Banjir Besar

Iko baru barito