Malalak Selatan – Wali Nagari Malalak Selatan, Amir Koto, mendampingi kegiatan monitoring yang dilakukan oleh Anggota DPRD Kabupaten Agam, Erdinal Dt Marajo, bersama Inspektur Kabupaten Agam, Welfaizar, dengan turun langsung ke lokasi Jembatan Siniair, Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi dan kesiapan jembatan yang sebelumnya hancur akibat bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
Jembatan Siniair merupakan akses vital bagi masyarakat karena menghubungkan antarjorong serta menjadi jalur utama aktivitas ekonomi dan sosial warga.
Dalam kegiatan monitoring tersebut, rombongan meninjau kondisi struktur jembatan, aliran sungai, serta akses jalan yang terdampak bencana.
Amir Koto menjelaskan kronologis kejadian banjir bandang dan dampak yang dirasakan masyarakat sejak jembatan tersebut rusak, termasuk terhambatnya mobilitas warga, distribusi hasil pertanian, serta akses layanan darurat.
Anggota DPRD Agam, Erdinal Dt Marajo, menyampaikan bahwa hasil monitoring ini akan menjadi bahan evaluasi dan dasar untuk mendorong percepatan penanganan serta pembangunan kembali jembatan secara permanen.
Ia menegaskan pentingnya infrastruktur yang aman dan layak demi keselamatan serta kelancaran aktivitas masyarakat.
Sementara itu, Inspektur Kabupaten Agam, Welfaizar, menekankan pentingnya pengawasan dan perencanaan yang matang agar proses pembangunan nantinya sesuai dengan ketentuan, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Pemerintah Nagari Malalak Selatan berharap melalui monitoring ini, pemerintah daerah dapat segera mengambil langkah konkret untuk pemulihan infrastruktur pascabencana, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal dan risiko bencana serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.
(Ak)






