Zulhamdi Nova Chandra Nahkodai IOF Bukittinggi, Usung Persatuan Klub dan Misi Kemanusiaan hingga Event Nasional
BUKITTINGGI, TerasnagariNews.com – Tongkat kepemimpinan Indonesia Off-Road Federation (IOF) Kota Bukittinggi resmi beralih. Zulhamdi Nova Chandra, yang bergelar adat Datuk Nagari Labiah, terpilih sebagai ketua baru melalui Musyawarah Cabang (Muscab) IV IOF Kota Bukittinggi yang digelar pada Minggu, 6 September 2026, di Hotel Dymens Bukittinggi, Sumatera Barat.
Terpilihnya Zulhamdi menandai babak baru bagi organisasi penggemar off-road di Kota Jam Gadang tersebut. Pelantikan yang berlangsung sehari setelah Muscab, pada 7 September 2026, ini diharapkan membawa energi baru bagi konsolidasi komunitas otomotif ekstrem di Bukittinggi.
Dalam wawancara eksklusif dengan insan pers di ruang kerjanya di Gedung DPRD Kota Bukittinggi, Senin (7/9/2026), Zulhamdi menegaskan komitmennya untuk membangun IOF sebagai rumah besar yang mengayomi, bukan sekadar organisasi hobi.

Ketua terpilih memaparkan visi besar kepengurusannya yang bertumpu pada empat pilar utama. Pertama, menyatukan semua klub, komunitas, serta penggemar off-roader yang berada di Kota Bukittinggi dengan azas kekeluargaan. Kedua, meningkatkan kerja sama dengan organisasi yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan.
Adapun dua pilar visi lainnya adalah, ketiga, mengembangkan potensi wisata yang ada dengan berkolaborasi bersama off-roader di Kota Bukittinggi, dan keempat, memberikan edukasi tentang pentingnya keamanan bagi para off-roader. Visi tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam lima misi kerja yang konkret dan terukur.
Lima misi tersebut meliputi, pertama, menjalankan kegiatan sosial kemanusiaan, kedua, penanggulangan bencana, ketiga, membantu mempromosikan potensi pariwisata, keempat, menggelar kegiatan off-road skala Sumatera Barat dan nasional, serta kelima, membangun sinergi yang kuat dengan pemerintah.
Menjawab pertanyaan tentang arah organisasi, Zulhamdi menekankan bahwa tujuan utama diskusi kepengurusan saat ini adalah melengkapi struktur sehingga pengurus mampu menangani seluruh klub di Bukittinggi. Ia menegaskan pentingnya persatuan, di mana pengurus berfungsi sebagai pengayom bagi semua klub yang ada tanpa membeda-bedakan.
Terkait peran sosial, pengurus menargetkan sinergi aktif dengan pemerintah, terutama di bidang sosial kemasyarakatan. Rencana tersebut mencakup membantu pemerataan fasilitas dan menjalankan program sosial bersama warga di sekitar tempat tinggal anggota, sehingga keberadaan IOF benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Isu kedisiplinan anggota juga menjadi sorotan. Menanggapi masukan dari pihak kepolisian terkait konvoi dan aktivitas malam yang melibatkan oknum yang mengatasnamakan anggota, Zulhamdi menyatakan pihaknya akan melakukan verifikasi ketat. Jika terbukti anggota resmi melakukan pelanggaran, organisasi tidak akan segan menegur dan menindak secara internal.
Ia menambahkan, ada pengamatan bahwa beberapa pelaku yang meresahkan tersebut kemungkinan bukan anggota resmi IOF, melainkan kelompok motor anak muda. Untuk itu, verifikasi akan dilakukan melalui identifikasi kendaraan dan status keanggotaan, serta pemanggilan klub-klub terkait untuk menyamakan pemahaman aturan agar kejadian serupa tidak terulang.
Ke depan, Zulhamdi mencetuskan ambisi besar untuk membawa event off-road skala nasional ke Kota Bukittinggi. Persiapan akan difokuskan pada koordinasi fasilitas dan sinergi dengan pemerintah setempat untuk mendukung penyelenggaraan acara, yang diyakini akan mendongkrak promosi pariwisata Bukittinggi.
Penguatan internal menjadi fondasi utama. Ke depan, seluruh masukan dan saran dari anggota akan dikumpulkan dan digunakan bersama-sama untuk perbaikan dan penyederhanaan tata kelola organisasi, dengan mempertahankan praktik baik yang sudah ada. Pesan-pesan untuk anggota akan disampaikan setelah Muscab sebagai tindak lanjut perencanaan event dan kebijakan internal. Ungkapnya.






