Malalak Selatan – Pengerjaan kepala bandar di Jorong Siniair, Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, kini telah memasuki tahap akhir. Proyek yang menjadi harapan masyarakat setempat ini hampir rampung, dengan menyisakan sedikit pekerjaan berupa penggalian tali bandar yang masih terdapat beberapa tumpukan material.
Menurut rencana, sisa pekerjaan tersebut akan segera diselesaikan dalam minggu ini melalui kegiatan gotong royong masyarakat. Semangat kebersamaan warga menjadi kunci dalam mempercepat penyelesaian proyek irigasi tersebut, sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan secara menyeluruh.
Kepala bandar sebagai pusat pengaturan aliran air dilaporkan telah selesai dikerjakan. Selain itu, proses normalisasi aliran sungai yang menjadi bagian penting dari sistem irigasi juga telah rampung sesuai dengan perencanaan yang telah ditetapkan sebelumnya.
Dengan selesainya pekerjaan ini, diharapkan sistem pengairan untuk persawahan warga, khususnya yang tergabung dalam kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Siniair, dapat kembali berjalan dengan lancar. Hal ini tentu menjadi angin segar bagi para petani yang selama ini menghadapi kendala dalam pengairan sawah mereka.
Koordinator pelaksana kegiatan, Syofyan Tanjung, menyampaikan optimisme bahwa aliran air akan segera kembali normal. Ia menyebutkan bahwa setelah seluruh pekerjaan selesai, masyarakat dapat kembali mengolah lahan pertanian mereka tanpa hambatan berarti.
Seperti diketahui, sejumlah lahan persawahan warga sebelumnya terdampak bencana banjir yang terjadi beberapa bulan lalu. Bahkan, tidak sedikit sawah yang tertimbun material dan mengalami kerusakan cukup parah akibat bencana tersebut.
Kini, dengan adanya perbaikan kepala bandar dan normalisasi sungai, harapan para petani untuk bangkit kembali mulai terlihat. Mereka optimis dapat kembali menanam dan meningkatkan hasil produksi pertanian dalam waktu dekat.
Wali Nagari Malalak Selatan, Amirkoto, mewakili masyarakat setempat, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh dinas terkait yang telah bergerak cepat dalam penanganan dan pemulihan pascabencana.
Ia menilai, respons cepat dari pemerintah dan pihak terkait sangat membantu masyarakat dalam mengatasi permasalahan irigasi yang sempat menghambat aktivitas pertanian warga.
Lebih lanjut, Amirkoto juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga dan merawat fasilitas irigasi yang telah dibangun bersama. Menurutnya, keberlanjutan fungsi irigasi sangat bergantung pada kepedulian bersama.
Dengan hampir rampungnya pengerjaan ini, diharapkan sektor pertanian di Jorong Siniair kembali bangkit dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Proyek ini pun menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dapat menghasilkan solusi yang efektif dalam menghadapi berbagai tantangan.
(Ak)






