Malalak, Agam — Berkat sinergi dan kerja sama lintas sektor, pembangunan jembatan gantung permanen di Lubuk Kalikie, Jorong Siniair, Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, segera diwujudkan. Proyek strategis ini merupakan kolaborasi antara Zidam TIB bagian teknik konstruksi jembatan gantung permanen dengan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Agam.
Jembatan yang direncanakan memiliki panjang lebih kurang 60 meter dan akan menjadi akses vital bagi masyarakat setempat. Pembangunan tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat Jorong Siniair dan sekitarnya.
Saat ini, tahapan awal berupa penggalian pondasi tengah dipersiapkan. Apabila seluruh proses awal rampung, pembangunan fisik jembatan akan segera dimulai. “Insya Allah, setelah penggalian pondasi selesai, pembangunan akan langsung dilaksanakan,” ujar pihak terkait.
Dukungan penuh datang dari Pemerintah Kabupaten Agam melalui Ulya Sattar, Camat Malalak, bersama Anggota DPRD Kabupaten Agam Erdinal S.Sos Dt Marajo. Pemerintah daerah menyatakan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan pembangunan agar berjalan sesuai rencana dan tepat waktu.

Selain itu, dukungan pelaksanaan juga melibatkan jajaran Kodim 0304/Agam, Danramil, Babinsa Nagari Malalak Selatan, serta partisipasi aktif masyarakat setempat. Sinergi ini diharapkan menjadi kunci keberhasilan proyek hingga tuntas.
Pemerintah nagari dan masyarakat menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih atas perhatian dan dukungan semua pihak. Harapannya, pembangunan jembatan gantung permanen di Lubuk Kalikie dapat segera terwujud dan memberikan manfaat besar bagi keselamatan, kesejahteraan, dan kemajuan Nagari Malalak Selatan.
(Ak)






