Terasnagarinews.com — Warga Jorong PGRM, Nagari Gaduik, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, digegerkan dengan penemuan seorang bayi yang diduga ditelantarkan di tempat umum, Kamis (15/1/2026) dini hari. Bayi tersebut ditemukan di dalam kardus tepat di depan kedai warga, dengan kondisi masih hidup.
Tangisan bayi yang terdengar sekitar pukul 04.30 WIB membuat warga sekitar panik. Bayi pertama kali ditemukan oleh Fitri, warga setempat, yang terbangun dari tidurnya karena mendengar suara tangisan mencurigakan dari arah depan kedai.
“Saya dengar tangisan bayi dari depan kedai. Karena takut memeriksa sendiri, saya memanggil tetangga,” ujar Fitri.
Setelah diperiksa bersama warga, bayi ditemukan terbungkus kain bedong di dalam sebuah kardus dan dilengkapi dengan susu. Meski dalam kondisi stabil, bayi dinilai sangat berisiko karena ditinggalkan tanpa pengawasan di ruang terbuka.
Peristiwa tersebut segera dilaporkan ke Wali Jorong dan diteruskan ke pihak kepolisian. Bayi kemudian dievakuasi ke Puskesmas Pakan Kamih untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.
Polisi: Dugaan Penelantaran Anak Sedang Diselidiki
Pihak kepolisian membenarkan adanya laporan penemuan bayi tersebut dan menyatakan kasusnya kini dalam tahap penyelidikan.
“Kami sudah menerima laporan penemuan bayi di wilayah Tilatang Kamang. Saat ini kami sedang mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri identitas orang tua bayi,” ujar perwakilan kepolisian setempat.
Polisi menyebutkan, penyelidikan dilakukan untuk mengungkap kronologi lengkap kejadian, termasuk kemungkinan lokasi asal bayi serta motif di balik dugaan penelantaran tersebut.
“Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait kejadian ini agar segera melapor. Penelantaran anak merupakan perbuatan yang membahayakan keselamatan jiwa,” tegasnya.
Pemerintah Nagari Prihatin
Sementara itu, pihak pemerintahan nagari menyampaikan keprihatinan atas peristiwa tersebut. Wali Jorong PGRM menyebut penemuan bayi ini menjadi perhatian serius bagi semua pihak.
“Kami sangat prihatin dengan kejadian ini. Bayi adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap pelaku segera ditemukan dan bayi mendapatkan perlindungan yang layak,” ujarnya.
Warga sekitar hingga kini masih merasa gelisah dan meningkatkan kewaspadaan. Aparat bersama pemerintah setempat terus berkoordinasi untuk memastikan keamanan lingkungan serta perlindungan terhadap bayi tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, bayi masih berada dalam perawatan tenaga medis, sementara polisi terus mendalami kasus yang kronologinya masih dinyatakan misterius.(**)






