Malalak — Wali Nagari Malalak Selatan, Amir Koto, menggelar briefing pagi bersama Danyon B Pelopor Satbrimobda Sumatera Barat, dalam rangka evaluasi akhir jembatan darurat yang dibangun secara gotong royong bersama TNI dan Polri pasca bencana banjir bandang.
Kegiatan tersebut berlangsung di Jorong Siniair, Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak, dan turut dihadiri oleh Kompol H. Jendrival, SH selaku Danyon B Pelopor Satbrimobda Polda Sumbar serta Serma H. Zainil A Dt Batuah, Babinsa Nagari Malalak Selatan.
Dalam briefing pagi itu, dilakukan pengecekan langsung kondisi fisik jembatan darurat, mulai dari struktur, keamanan, hingga kesiapan jembatan untuk dimanfaatkan oleh masyarakat. Evaluasi ini merupakan tahapan akhir sebelum jembatan tersebut diserahkan secara resmi kepada warga.
Wali Nagari Malalak Selatan, Amir Koto, menyampaikan bahwa dalam waktu dekat jembatan darurat tersebut akan diresmikan dan diserahkan pemanfaatannya kepada masyarakat, mengingat jembatan ini sangat vital sebagai akses penghubung warga pasca terputus akibat banjir bandang beberapa waktu lalu.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam pembangunan jembatan darurat tersebut, khususnya kepada jajaran Satbrimobda Polda Sumbar, TNI, Polri, serta Babinsa dan masyarakat yang telah bahu-membahu membantu proses pembangunan.
“Alhamdulillah, berkat sinergi dan kerja sama semua pihak, jembatan darurat ini dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Semoga kehadiran jembatan ini dapat kembali melancarkan aktivitas warga serta mempercepat pemulihan pasca bencana,” ujar Amir Koto.
Briefing pagi ini juga menjadi bagian dari persiapan menjelang peresmian jembatan, agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, aman, dan tertib, serta jembatan benar-benar siap digunakan oleh masyarakat Jorong Siniair dan sekitarnya.
(Ak)






