Koto Rantang — Kepedulian terhadap dunia pendidikan kembali ditunjukkan oleh Wali Nagari Koto Rantang Agus Parta Wijaya, S.Pd.M.Pd dengan turun langsung membersamai kegiatan gotong royong (goro) perbaikan akses jalan menuju SMP Negeri 4 Palupuh bersama masyarakat setempat. Kegiatan ini dilaksanakan pasca musibah longsor yang sempat merusak jalan dan menghambat aktivitas belajar mengajar di sekolah, Minggu, 21/12/25
Longsor yang terjadi beberapa waktu lalu menyebabkan jalan tertutup material tanah dan batu, sehingga menyulitkan akses bagi siswa, guru, dan masyarakat. Menyikapi kondisi tersebut, Wali Nagari Koto Rantang bersama perangkat nagari, pihak sekolah, wali murid, dan warga sekitar bahu-membahu melakukan pembersihan dan perbaikan jalan agar dapat kembali dilalui dengan aman.
Dalam kegiatan goro tersebut, Wali Nagari Koto Rantang menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menunjukkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pendidikan anak-anak di nagari. Ia menegaskan bahwa akses jalan yang layak merupakan salah satu faktor penting dalam menunjang kelancaran proses pendidikan.
“Ini adalah bentuk kepedulian kita bersama terhadap pendidikan. Dengan kebersamaan, pekerjaan berat menjadi ringan. Kami sangat mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat dan semua pihak yang terlibat,” ujar Wali Nagari di sela kegiatan gotong royong.
Selain itu, Wali Nagari juga menyampaikan apresiasi khusus kepada para wali murid SMPN 4 Palupuh yang telah memberikan bantuan material berupa 5 zak semen. Bantuan tersebut dinilai sangat membantu dalam proses perbaikan jalan, terutama untuk memperkuat bagian jalan yang rawan rusak akibat curah hujan.
Pihak sekolah menyambut baik kegiatan gotong royong ini dan mengucapkan terima kasih atas perhatian serta dukungan dari pemerintah nagari dan masyarakat. Dengan diperbaikinya akses jalan, diharapkan aktivitas belajar mengajar dapat kembali berjalan normal dan siswa merasa lebih aman saat berangkat ke sekolah.
Kegiatan gotong royong ini menjadi bukti nyata bahwa sinergi antara pemerintah nagari, masyarakat, dan wali murid mampu memberikan solusi atas permasalahan bersama, sekaligus memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat Nagari Koto Rantang.
(*)






