Padang Panjang – Suaidi Kepala BMKG Sumbar menjelaskan,” sejak tanggal 13 Oktober sampai Pagi sudah tercatat 45 kali gempa, dengan Magnitude berkisar 1 sd 3.5, gempa tersebut merupakan aktivitas segments sianok bagian utara
Segments sianok adalah bagian dari Patahan besar sumatra( Sumatra Fault System) , untuk wilayah Sumatera barat di lewati 5 segment dan yang paling aktif dari kelima Segment tersbut adalah Sianok.
Segments sianok memiliki sejarah gempa Kembar, pernah tecatat Gempa Padang panjang 1926 M 7.1 dan M7.2) dan 2007 (M 6.0 dan M 6.1)
Aktivitas kejadian Gempa yang memiliki frekuensi tinggi dan waktu yang rapat dapat menjukankan 2 kemungkinan
1. Merupakan Foreshock , yaitu gempa gempa awal sebelum gempa kuat.
2. Segment tersebut sedang mengalami relaksasi untuk menuju kestabilan.
Hal yang perlu di perhatikan bagi Pemerintahan daerah dan Masyarajat adalah
1. Kuatkan edukasi dan mitigasi untuk Masyarajat sekitar sesar aktif.
2. Untuk masyarakat hindari lokasi tebing yang berpotensi longsor tinggi
(Basa)






