Malalak Selatan — Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Agam menggelar rapat koordinasi di Kantor BAZNAS Agam bersama pimpinan BAZNAS serta dinas dan instansi terkait, guna membahas sejumlah program strategis pasca masa tanggap darurat bencana yang melanda wilayah Kabupaten Agam dan Sumatera Barat pada umumnya.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri oleh Anggota DPRD Kabupaten Agam, Erdinal, S.Sos., Dt. Marajo, yang memberikan dukungan serta masukan terhadap langkah-langkah lanjutan yang akan diambil BAZNAS Agam dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak.
Ketua BAZNAS Agam, H. Usman Imran, hadir langsung memimpin rapat bersama jajaran pimpinan dan pengurus BAZNAS Agam lainnya. Dalam kesempatan tersebut, berbagai program dibahas secara mendalam, terutama terkait penanganan pasca tanggap darurat yang membutuhkan koordinasi lintas sektor agar bantuan dapat disalurkan secara tepat sasaran.
Menariknya, rapat ini juga dihadiri oleh relawan kemanusiaan dari Negara Malaysia yang turut memberikan pandangan serta pengalaman dalam penanganan bencana dan pemulihan masyarakat pascabencana. Kehadiran relawan internasional tersebut menambah perspektif dan semangat solidaritas dalam proses pemulihan.

Dalam rapat tersebut, BAZNAS Agam menampung seluruh masukan dan saran dari peserta rapat untuk dijadikan bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan, khususnya terkait penyaluran berbagai bentuk bantuan, termasuk pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana serta pengelolaan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak.
Seluruh peserta rapat sepakat bahwa sinergi antara BAZNAS, pemerintah daerah, DPRD, relawan, dan masyarakat sangat penting agar program bantuan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan. Koordinasi yang baik diharapkan mampu mempercepat proses pemulihan sosial dan ekonomi warga yang terdampak.
Rapat koordinasi berlangsung dengan penuh khidmat dan suasana duka yang masih terasa, mengingat Kabupaten Agam dan Sumatera Barat hingga kini masih berada dalam suasana berduka pascabencana. Meski demikian, semangat kebersamaan dan kepedulian terus menguat sebagai modal utama dalam membantu masyarakat bangkit kembali.
(Ak)





