PADANG – Dalam rangka menindaklanjuti percepatan pembangunan jalan nasional Padang–Bukittinggi via Malalak Digelar di Padang Dalam rangka menindaklanjuti percepatan pembangunan jalan nasional Padang–Bukittinggi melalui jalur Malalak, Camat Malalak Ulya Sattar, S.STP bersama para wali nagari se-Kecamatan Malalak menghadiri undangan rapat koordinasi (rakor) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, bertempat di Kota Padang, Jumat, 30/01/26
Rakor tersebut turut dihadiri oleh sejumlah dinas dan instansi terkait di tingkat provinsi dan kabupaten, serta pihak rekanan pelaksana proyek, PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) untuk wilayah Sumatera Barat. Dari Pemerintah Kabupaten Agam, hadir perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Agam, Gani, yang mewakili Kepala Dinas PU Agam.
Pertemuan ini membahas secara mendalam strategi percepatan pelaksanaan pembangunan jalan nasional Padang–Bukittinggi via Malalak, sekaligus menginventarisasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Diskusi berlangsung cukup alot, mengingat masih terdapat sejumlah persoalan teknis dan administratif yang memerlukan proses lanjutan, baik di tingkat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat maupun Pemerintah Kabupaten Agam.
Salah satu isu utama yang dibahas adalah kondisi trase jalan yang melintasi kawasan hutan lindung serta kawasan konservasi (CA), sehingga membutuhkan penanganan khusus sesuai dengan ketentuan dan koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, berbagai kendala lain juga disepakati untuk segera dituntaskan secara bersama-sama dengan melibatkan pemerintah setempat serta dinas dan instansi terkait.
Melalui rakor ini, diharapkan seluruh pihak dapat menyatukan langkah dan komitmen guna mempercepat penyelesaian proyek strategis tersebut. Pemerintah daerah berharap PT HKI sebagai pihak pelaksana dapat bekerja sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, tanpa kendala berarti, serta tetap berpedoman pada regulasi yang berlaku.
Dengan selesainya pembangunan jalan Sicincin–Balingka via Malalak, diharapkan arus lalu lintas Padang–Bukittinggi dapat kembali lancar, sehingga mampu mendorong konektivitas wilayah, pertumbuhan ekonomi, serta mobilitas masyarakat Sumatera Barat secara keseluruhan.
(Ak)






