Rakor Tindak Lanjut Pembangunan Jalan Padang–Bukittinggi via Malalak Digelar di Padang

- Penulis

Jumat, 30 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PADANG – Dalam rangka menindaklanjuti percepatan pembangunan jalan nasional Padang–Bukittinggi via Malalak Digelar di Padang Dalam rangka menindaklanjuti percepatan pembangunan jalan nasional Padang–Bukittinggi melalui jalur Malalak, Camat Malalak Ulya Sattar, S.STP bersama para wali nagari se-Kecamatan Malalak menghadiri undangan rapat koordinasi (rakor) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Bina Marga melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, bertempat di Kota Padang, Jumat, 30/01/26

Rakor tersebut turut dihadiri oleh sejumlah dinas dan instansi terkait di tingkat provinsi dan kabupaten, serta pihak rekanan pelaksana proyek, PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) untuk wilayah Sumatera Barat. Dari Pemerintah Kabupaten Agam, hadir perwakilan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Agam, Gani, yang mewakili Kepala Dinas PU Agam.

Pertemuan ini membahas secara mendalam strategi percepatan pelaksanaan pembangunan jalan nasional Padang–Bukittinggi via Malalak, sekaligus menginventarisasi berbagai kendala yang dihadapi di lapangan. Diskusi berlangsung cukup alot, mengingat masih terdapat sejumlah persoalan teknis dan administratif yang memerlukan proses lanjutan, baik di tingkat Pemerintah Provinsi Sumatera Barat maupun Pemerintah Kabupaten Agam.

Salah satu isu utama yang dibahas adalah kondisi trase jalan yang melintasi kawasan hutan lindung serta kawasan konservasi (CA), sehingga membutuhkan penanganan khusus sesuai dengan ketentuan dan koridor peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, berbagai kendala lain juga disepakati untuk segera dituntaskan secara bersama-sama dengan melibatkan pemerintah setempat serta dinas dan instansi terkait.

Melalui rakor ini, diharapkan seluruh pihak dapat menyatukan langkah dan komitmen guna mempercepat penyelesaian proyek strategis tersebut. Pemerintah daerah berharap PT HKI sebagai pihak pelaksana dapat bekerja sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan, tanpa kendala berarti, serta tetap berpedoman pada regulasi yang berlaku.

Dengan selesainya pembangunan jalan Sicincin–Balingka via Malalak, diharapkan arus lalu lintas Padang–Bukittinggi dapat kembali lancar, sehingga mampu mendorong konektivitas wilayah, pertumbuhan ekonomi, serta mobilitas masyarakat Sumatera Barat secara keseluruhan.

(Ak)

Follow WhatsApp Channel www.terasnagarinews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Barito kini

Berita Duka Cita
Baznas Agam Salurkan Bantuan Sembako untuk Dapur Umum Pembangunan Jembatan Gantung Malalak
Peringatan Tiga Tahun Peresmian Gedung Kantor Wali Nagari Malalak Selatan Digelar dengan Upacara Bendera
Wali Nagari Malalak Selatan Dampingi Kapenrem 032/WBR Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Lubuk Kalikie
Rakor Kecamatan Malalak Bahas Percepatan Pemulihan Infrastruktur Pasca Bencana
Wali Nagari Malalak Bersama Ketua Fraksi Gerindra DPRD Agam Tinjau Kondisi Pasca Bencana
Amir Koto Wali Nagari Malalak Dampingi Anggota DPRD Agam Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Lubuk Kalikie
BAZ Agam Salurkan Sembako ke Dapur Umum Malalak Selatan, Wujud Nyata Hasil Rakor Lintas OPD

Barito kini

Selasa, 3 Februari 2026 - 13:50 WIB

Berita Duka Cita

Selasa, 3 Februari 2026 - 12:46 WIB

Baznas Agam Salurkan Bantuan Sembako untuk Dapur Umum Pembangunan Jembatan Gantung Malalak

Senin, 2 Februari 2026 - 03:30 WIB

Peringatan Tiga Tahun Peresmian Gedung Kantor Wali Nagari Malalak Selatan Digelar dengan Upacara Bendera

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:35 WIB

Rakor Tindak Lanjut Pembangunan Jalan Padang–Bukittinggi via Malalak Digelar di Padang

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:52 WIB

Wali Nagari Malalak Selatan Dampingi Kapenrem 032/WBR Tinjau Pembangunan Jembatan Gantung Lubuk Kalikie

Iko baru barito

Info daerah

Berita Duka Cita

Selasa, 3 Feb 2026 - 13:50 WIB

Berita Terkini

Mobil Terperosok ke Gorong-gorong di Bukittinggi, Pemilik Sempat Panik

Minggu, 1 Feb 2026 - 14:42 WIB