Malalak Selatan – Upaya pemulihan saluran irigasi di Kapalo Banda Gadang, Jorong Siniair, mulai dilaksanakan. Kegiatan pembersihan ini diprakarsai oleh Tim Operator GEBU Minang sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap sektor pertanian dan kebutuhan air masyarakat setempat.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Koordinator Lapangan Bumi Minang, Arif Gemuri, bersama rekan-rekan tim di lapangan. Ia menyampaikan bahwa pembersihan material yang menumpuk di saluran irigasi menjadi prioritas utama agar aliran air kembali lancar dan dapat mengairi sawah warga sebagaimana mestinya.
Menurut Arif Gemuri, material yang memenuhi Kapalo Banda Gadang cukup tebal dan membutuhkan kerja keras serta kekompakan seluruh tim. Meski demikian, pihaknya berkomitmen akan berusaha semaksimal mungkin untuk menuntaskan pembersihan demi kepentingan bersama, khususnya para petani di wilayah Siniair.
“Kami bersama tim akan berupaya maksimal membersihkan material yang menyumbat irigasi ini. Harapannya, air dapat segera mengalir normal dan sawah masyarakat tidak lagi terdampak,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Kegiatan gotong royong ini juga mendapat perhatian dan dukungan dari wakil rakyat. Turut hadir di lokasi Erdinal Dt Narajo dan Indra Gusdedi, anggota DPRD Agam periode 2019–2024, yang secara langsung meninjau proses pembersihan.
Kehadiran anggota DPRD Agam tersebut menjadi bentuk dukungan moril sekaligus perhatian terhadap persoalan irigasi yang sangat vital bagi kehidupan dan perekonomian masyarakat, khususnya di sektor pertanian.
Masyarakat setempat menyambut baik dimulainya pembersihan Kapalo Banda Gadang ini. Mereka berharap kegiatan tersebut dapat segera mengatasi permasalahan irigasi yang selama ini dipenuhi material, sehingga aktivitas pertanian dapat kembali berjalan normal.
Dengan sinergi antara GEBU Minang, tim lapangan, perwakilan DPRD, serta dukungan masyarakat, diharapkan pembersihan Kapalo Banda Gadang Siniair dapat diselesaikan dengan cepat dan memberikan manfaat nyata bagi warga sekitar.
(Ak)





