BUKITTINGGI,TerasnagariNews.com— Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Pemerintah Kabupaten Agam mematangkan persiapan pelaksanaan Pacu Kuda Wisata Derby Bukittinggi–Agam 2026 melalui rapat finalisasi yang menitikberatkan pada kesiapan teknis dan transparansi pengelolaan kegiatan.
Rapat yang digelar di Balai Kota Bukittinggi, Rabu (22/4/2026), membahas sejumlah aspek penting, mulai dari kesiapan sarana dan prasarana, pengamanan, hingga koordinasi lintas instansi guna memastikan kelancaran pelaksanaan event tahunan tersebut.
Wali Kota Bukittinggi, Muhammad Ramlan Nurmatias, menegaskan bahwa koordinasi yang solid antarinstansi menjadi kunci utama keberhasilan kegiatan.
“Kesiapan teknis harus dipastikan secara menyeluruh. Ini bukan hanya soal pelaksanaan lomba, tetapi juga menyangkut kenyamanan dan keamanan seluruh pihak yang terlibat,” kata Ramlan.
Ajang pacuan kuda ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan dua kali dalam setahun berdasarkan kesepakatan bersama Pordasi Sumatera Barat.
Rapat finalisasi turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kabupaten Agam, unsur Polda Sumatera Barat, Forkopimda termasuk Kodim 0304/Agam, serta jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Dukungan juga datang dari pihak swasta seperti Semen Padang.
Dalam pelaksanaannya, Pacu Kuda Derby 2026 akan menampilkan kategori unggulan Triple Crown, yang menjadi salah satu daya tarik utama bagi peserta dan penonton. Kuda yang mampu meraih kemenangan tiga kali berturut-turut berpeluang besar menyabet gelar juara Derby.
Diperkirakan sekitar 80 ekor kuda akan ambil bagian dalam kompetisi tersebut.
Selain kesiapan teknis, aspek transparansi juga menjadi perhatian. Ramlan menegaskan bahwa seluruh hadiah bagi pemenang akan disalurkan melalui transfer langsung ke rekening masing-masing pemilik kuda.
Menurut dia, langkah tersebut dilakukan untuk memastikan akuntabilitas serta menghindari potensi penyimpangan dalam pengelolaan keuangan kegiatan.
Pemerintah daerah berharap, melalui persiapan yang matang, Pacu Kuda Wisata Derby Bukittinggi–Agam 2026 dapat berlangsung sukses dan memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata serta perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.
Penulis : Angah Al-Syroekamy
Editor : Alek Kardion






