Koto Rantang — Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga terdampak bencana, FIF Group menyerahkan sebanyak 126 paket bantuan bencana senilai Rp26 juta kepada KBA (Kampung Berseri Astra) Nagari Koto Rantang. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan dan rasa empati terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah, Jumat, 20/02/26
Dalam sambutannya, Kepala Cabang FIF Group, Aprisam Doni, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan wujud komitmen FIF Group sebagai mitra bersama Kampung Berseri Astra. Ia menegaskan bahwa FIF Group tidak hanya hadir sebagai lembaga pembiayaan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial untuk saling membantu, terutama saat terjadi bencana.
“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan komitmen kami sebagai mitra Kampung Berseri Astra. Kami berharap apa yang diberikan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak dan menjadi penyemangat untuk bangkit kembali,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Nagari Koto Rantang, Agus Parta Wijaya, menyambut baik dan mengapresiasi langkah cepat FIF Group dalam membantu warga. Ia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan kepada masyarakat Nagari Koto Rantang.
“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. FIF Group telah menunjukkan kepedulian nyata dengan ikut merasakan apa yang dialami warga kami yang terdampak bencana. Semoga sinergi seperti ini terus terjalin ke depan,” ungkapnya.
Ketua KBA Kampung Berseri Astra, Bakri Yusuf, turut menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, dukungan dari FIF Group menjadi langkah besar dalam memperkuat kemitraan antara perusahaan dan Kampung Berseri Astra.
“Ini merupakan langkah besar dalam membangun mitra yang kuat untuk Kampung Berseri Astra. Ke depan, kami akan terus menjalankan program-program kelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan,” tuturnya.
Dengan adanya bantuan ini, diharapkan masyarakat yang terdampak bencana dapat segera pulih dan kembali menjalankan aktivitas seperti sediakala. Sinergi antara pemerintah nagari, pihak swasta, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun ketahanan dan kesejahteraan bersama.
(Basa)






