Malalak — Wali Nagari Malalak Selatan, Amir Koto, mendampingi Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 032/Wirabraja dalam kegiatan monitoring dan pendampingan pembangunan jembatan gantung di Lubuk Kalikie, Jorong Siniair, Nagari Malalak Selatan, Kecamatan Malalak. Jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan Nagari Malalak Selatan dengan Nagari Malalak Barat.
Kegiatan ini turut dihadiri Camat Malalak, Ulya Satar, S.STP, bersama para wali nagari se-Kecamatan Malalak. Hadir pula unsur TNI dari Yon TP 897/Singgalang, didampingi koordinator Koramil 09/IV Koto, Peltu E. Purwanto, serta seluruh Babinsa yang bertugas di wilayah tersebut.
Peninjauan ini dilakukan dalam rangka menunjang kelancaran pelaksanaan pembangunan jembatan gantung yang sangat dibutuhkan masyarakat, khususnya sebagai sarana transportasi dan penghubung antarwilayah yang selama ini cukup sulit dilalui, terutama saat musim hujan dan pascabencana.
Selain melakukan monitoring langsung di lapangan, Kapenrem 032/WBR juga melakukan pendokumentasian kegiatan dalam bentuk video, yang nantinya akan dikirimkan ke Markas Besar Angkatan Darat (Mabes AD) di Jakarta sebagai dokumen resmi laporan kegiatan.

Proses pengambilan video melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat, yang turut hadir dan menyaksikan langsung kegiatan tersebut.
Wali Nagari Malalak Selatan, Amir Koto, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada jajaran TNI atas keterlibatan aktif dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayahnya. Ia menilai kehadiran TNI tidak hanya mempercepat pembangunan, tetapi juga memperkuat kebersamaan antara aparat dan masyarakat.
Kegiatan ini sejalan dengan motto yang terus dipegang teguh oleh TNI, yakni:
“TNI dari Rakyat,
Kembali kepada Rakyat,
Bersama Rakyat TNI Kuat.”
Melalui sinergi antara pemerintah nagari, kecamatan, TNI, dan masyarakat, diharapkan pembangunan jembatan gantung Lubuk Kalikie dapat segera rampung dan memberikan manfaat besar bagi mobilitas serta peningkatan perekonomian masyarakat Kecamatan Malalak.
(Ak)






