Resonansi Palupuah: Lima Walinagari Menyatukan Suara Lewat Deklarasi Lagu Wajib Daerah Perjuangan

- Penulis

Rabu, 19 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasia Laweh, — Di bawah langit pagi yang mendung dan tengah guyuran hujan, para pemimpin nagari se-Kecamatan Palupuah berkumpul di Lapangan Bola Jambak Kubang, Nagari Pasia Laweh, untuk sebuah momen bersejarah. Lima Walinagari, didampingi Camat Palupuah, secara resmi mendeklarasikan “lagu Perjuangan Rimbo Panjang” sebagai lagu wajib di setiap acara kecamatan, menegaskan Palupuah sebagai daerah perjuangan dengan identitas yang kuat.

Kelima pemimpin nagari yang hadir adalah Dr. Cand. Zul Arfin, S.Sos, MM, C.PCM (Wali Nagari Pasia Laweh), Aliwar (Wali Nagari Pagadih), Tri Sakti (Wali Nagari Nan Limo), Ramlan, S.Sos (Wali Nagari Nan Tujuah), dan Novri Agus Parta Wijaya, S.Pd, M.Pd (Wali Nagari Koto Rantang), serta ditemani dan didukung penuh oleh Camat Palupuah, Nong Rianto, S.Sos.

Lagu “Perjuangan Rimbo Panjang” dipilih karena menyimpan nilai historis dan emosional yang sangat dalam. Lagu itu digubah di Pos Ladang Ateh pada 13 Maret 1949 oleh Agen Polisi Herman.
Disebut A. P. Herman, yang “meninggal di Front Sitingkai dalam satu kontak senjata dengan patroli tentara Belanda.” , lagu ini bukan sekadar musik; ia adalah narasi perjuangan, lambang keteguhan, dan gema semangat para pejuang yang merintis kebebasan di Palupuah. Dengan menjadikannya lagu wajib, para pemimpin nagari berkomitmen agar nilai-nilai perjuangan tidak sekadar menjadi cerita masa lalu, tetapi menjadi bagian dari jiwa kolektif masyarakat.

Lirik lagu ini menampilkan kesiapan para pejuang sejak fajar, simbol bahwa perjuangan dimulai sebelum terang menyapa. Ia menggambarkan gerakan gerilya di hutan dengan senjata di tangan, disiplin dan kesetiaan terhadap komando, serta keberanian menghadapi kelaparan dan kerasnya kondisi fisik. Gambar petang yang panjang dan matahari yang terasa hilang mencerminkan lelah, kerinduan, dan harapan pulang. Janji untuk “mengulang parang” menjadi simbol tekad suci: perjuangan akan terus dilanjutkan jika diperlukan.

Para tokoh yang hadir menyampaikan makna mendalam dari deklarasi ini. Dr. Cand. Zul Arfin menegaskan, “Lagu ini menjadi pengingat dari mana kita berasal. Palupuah adalah tanah perjuangan, dan identitas itu tidak boleh hilang.” Sementara Wali Nagari Koto Rantang, Novri Agus Parta Wijaya, menyatakan, “‘lagu perjuangan rimbo panjang’ bukan sekadar lagu. Ini spirit, ini pesan, dan ini ikrar bahwa kita satu suara untuk Palupuah.” Camat Palupuah, Nong Rianto, menambahkan, “Mulai hari ini, satu lagu ini akan menjadi cahaya yang menyatukan seluruh nagari. Kita bangkit dengan identitas kita sendiri.”

Deklarasi ini menandai kebangkitan kolektif Palupuah. Dengan seluruh nagari dan pemimpinnya menyatukan satu lagu sebagai simbol kebersamaan, pengingat sejarah, dan inspirasi bagi generasi muda, Palupuah menambahkan bab baru dalam perjalanan identitas daerah: bukan hanya sebagai tempat sejarah, tetapi juga sebagai komunitas yang bangkit dengan semangat masa kini.

Melalui “Lagu Perjuangan Rimbo Panjang”, lima nagari kini menyuarakan resonansi yang kuat, menyatukan identitas, dan menghidupkan kembali semangat perjuangan dalam kehidupan modern. Lagu ini bukan sekadar musik; ia menjadi denyut nadi Palupuah, simbol bahwa sejarah adalah fondasi dan masa depan dibangun atas persatuan dan keberanian.
(Parta)

Follow WhatsApp Channel www.terasnagarinews.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Barito kini

Tim Safari Ramadhan Nagari Malalak Selatan Kunjungi Masjid Nurul Rahman Limau Manih
Sat Reskrim Polres Payakumbuh Tetapkan Duo Saudara Kandung Menjadi Tersangka Dalam Kasus Penganiayaan
Rapat Pengurus dan Pengawas KDMP Nagari Malalak Selatan Bahas Program Strategis dan Persiapan Gerai
Mhd Nurzen Wali Nagari Simarasok Bersama Perangkat Nagari Ucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1447 H
Keluarga Besar MAN 1 Kota Bukittinggi Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan
Rakor Senagari Malalak Selatan Berjalan Sukses, Camat Sampaikan Kunjungan TSR Dipimpin Bupati Agam
Bersihkan Hati, Satukan Niat, Agus Parta Wijaya Wali Nagari Koto Rantang Mengucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa 1447 H
Kapolsek Palupuh dan Jajaran Ucapkan Selamat Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H

Barito kini

Jumat, 20 Februari 2026 - 16:11 WIB

Tim Safari Ramadhan Nagari Malalak Selatan Kunjungi Masjid Nurul Rahman Limau Manih

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:15 WIB

Sat Reskrim Polres Payakumbuh Tetapkan Duo Saudara Kandung Menjadi Tersangka Dalam Kasus Penganiayaan

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:35 WIB

Rapat Pengurus dan Pengawas KDMP Nagari Malalak Selatan Bahas Program Strategis dan Persiapan Gerai

Rabu, 18 Februari 2026 - 07:07 WIB

Mhd Nurzen Wali Nagari Simarasok Bersama Perangkat Nagari Ucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa 1447 H

Rabu, 18 Februari 2026 - 06:45 WIB

Keluarga Besar MAN 1 Kota Bukittinggi Ucapkan Selamat Menunaikan Ibadah Puasa Ramadhan

Iko baru barito

Berita Terkini

Di Batas Kota Garegeh, GRIB Jaya Agam Menyapa Ramadan dengan Takjil

Minggu, 1 Mar 2026 - 14:00 WIB

Berita Terkini

Muhibuddin: Persoalan Hukum Bukan Soal Menang atau Kalah

Rabu, 25 Feb 2026 - 19:02 WIB